Instiper Gelar Pelatihan Guru SMK Pertanian di Babel

Lokal Seremonial

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang  – Untuk meningkatkan kompetensi seluruh Guru SMK Pertanian dan Perkebunan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), AKPY Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta gandeng BPDP KS-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI gelar Pelatihan Teknik dan Manajemen Perkebunan Kelapa Sawit di Babel, Selasa (7/8) di Aula Hotel Santika Kota Pangkalpinang.

Dasar dilaksanakannya kegiatan ini ialah prospek perkebunan kelapa sawit di Babel sangat potensial. Luasnya mencapai 226.378 hektare dan lebih luas dibanding Lampung. Ironisnya, teknologi yang digunakan masih konvensional dan menjadi komoditas global karena banyak ancaman. Ditambah lagi efisiensi harga dan keberlanjutan menjadi suatu keharusan.

Kadisdik Babel M Soleh dalam sambutannya, menuturkan potensi kelapa sawit yang ada saat ini memang semakin berkembang. Maka dari itu, sebagai generasi penerus harus mengembangkan potensi tersebut dimulai dari pelajar kejuruan di jenjang SMK, namun gurunya harus kompeten terlebih dahulu.
“Kalau gurunya kompeten, yang diajarkan ke siswa benar.Maka kepala dinas harus mensupport lembaga sertifikasi profesi (LSP), supaya nanti lulusannya, siswanya memang berkompeten.Disamping LSP, kepala dinas membuat SMK khusus prodi kelapa sawit, siswa inilah yang akan menjadi generasi penerus mengembangkan kelapa sawit di Babel,” ujar M. Soleh di Aula Hotel Santika Kota Pangkalpinang, Selasa (7/8/2018).

Direktur Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) Instiper Yogyakarta Sri Gunawan dalam kesempatan yang sama menambahkan, pada Jum’at (10/8) pekan ini akan ada program beasiswa untuk diplomat 1 yang didanai dari anggaran BPDP KS Kemenkeu RI.
“Namun, para peserta harus melalui tes tentunya, dan apabila hasilnya dinyatakan lulus akan disekolahkan di Instiper Yogyakarta selama 12 bulan dengan ijazah D1 kemudian akan menjadi mandor kelapa sawit,” imbuh Gunawan.

Lebih jauh, dijelaskannya semua biaya sekolah dan biaya hidup selama menempuh pendidikan ditanggung oleh BPDP tadi, termasuk tempat tinggal dan transportasi ke Yogyakarta. Seperti diketahui, peserta yang mengikuti pelatihan ini sendiri berjumlah 30 guru di 4 SMK dari 4 Kabupaten.

Selain dihadiri Kadisdik Babrl, M. Soleh, acara Pelatihan Teknik dan Manajemen Perkebunan Kelapa Sawit di Babel ini juga dihadiri  Direktur BPDP-Dir Penghimpunan Dana , Kadis Perkebunan Babel yang diwakili Kabid Perkebunan, Dosen dan Infrastruktur, Ibu Alumni Instiper Pengda Babel, Ibu Peserta Pelatihan dan Guru SMK se Provinsi Babel.(Red/FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.