Disebut-sebut Sebagai Aktor Dibalik Aktivitas Tambang Ilegal di Hutan Lindung Merapen, Ini Penampakan Gudang dan Rumah Popo

by -
Rumah mewah berlantai dua milik Popo, Kamis (11/7/24).

BANGKA – Nama Bos Timah asal Sungailiat, Popo belakangan menjadi viral setelah dikaitkan dengan aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan hutan Merapen Lindung Lubuk Besar Bangka Tengah.

Diketahui, dari sejumlah pemberitaan di media online menyebutkan jika bos timah, Popo asal Sungailiat disebut sebut sebagai aktor di balik maraknya aktivitas tambang timah ilegal dan pemilik 4 unit alat berat yang merambah kawasan hutan lindung Merapen Lubuk Besar.

Penampakan gudang alat berat milik Popo, Kamis (11/7/24)

Dari penelusuran informasi, didapati jika sosok Popo ini merupakan pemain lama di bisnis timah dan memiliki gudang alat berat yang berada di samping rumahnya di lingkungan Kuday Sungailiat.
“Ya benar. Ini gudang alat berat milik bos Popo. Kalau mau ketemuan ke rumahnya saja di sebelah. Soalnya bos Popo jarang ke gudang,” ungkap salah satu pekerja guudang itu, Kamis (11/7/24).

Saat ditanya berapa banyak alat berat yang dimiliki bos Popo. Dikatakannya jika Popo memiliki 11 unit alat berat.
“Sebagiannya disewakan dan sebagian dioperasikan sendiri, ” jawabnya.

Selanjutnya saat penyisiran, di sebelah gudang alat berat, tampak rumah mewah berlantai dua dengan halaman yang cukup luas dipagari beton. Namun tak banyak aktivitas yang terlihat.
“Nah, ini rumah bos Popo. Dulu saya pernah ke sini. Ada aktivitas penggorengan timah di dalam. Tapi kalau sekarang kurang tau, apakah masih ada penggorengan atau sudah dipindahkan. Sebab sudah lama dak masuk ke sana. Selain itu juga yang pernah saya saksikan ada aktivitas perjudian di dalam sana dan infonya masih sering ada aktivitas Perjudian, di dalam sana,” ungkap Yudi salah satu tim media ini.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Popo yang cukup dikenal sebagai mitra bisnisnya Hendry Lee yang saat ini telah menjadi tersangka kasus dugaan Korupsi Tata Niaga Timah 300 Triliun,  justru memilih bungkam saat dikonfirmasi perihal tersebut. (Red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.