Satresnarkoba Polres Basel Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika di Toboali

oleh

TOBOALI — Satresnarkoba Polres Bangka Selatan kembali Mengungkap kasus tindak pidana narkotika, kali ini melibatkan seorang buruh harian lepas berinisial DA (27) warga Toboali Bangka Selatan, pada selasa (29/11/22).

Kasat Narkoba Polres Bangka Selatan, Iptu Suhendra seizin Kapolres AKBP Joko Isnawan menyampaikan kepada para awak media, terungkapnya kasus tersebut berawal dari Laporan masyarakat bahwa di Jl. Ahmad yani Komplek Satpam Kelurahan Toboali sering terjadi Transaksi Narkotika.

Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan perihal kebenaran informasi tersebut. Selanjutnya melakukan penggerebekan di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jl. Ahmad yani Komplek Satpam Kel.Toboali Kec.Toboali Kab.Bangka Selatan.

Kasat Narkoba Iptu Suhendra mengungkapkan, dalam penggerebekan di kontrakan tersebut Satresnarkoba Basel berhasil mengamankan barang bukti dan seorang pemuda berinisial DA (27) yang kesehariannya bekerja sebagai butuh harian lepas.

BACA JUGA :  Heboh Isu Penculik Anak di Parit Tiga, Polsek Jebus Turun Tangan, Rupanya Sales Es Cream

“Setelah dilakukan penggeledahan yang didampingi Ketua RT setempat, anggota Satresnarkoba Basel menemukan barang bukti Narkotika jenis sabu sebanyak 13 Paket dengan berat Bruto 4,87 Gram.”Ungkapnya.

Iptu Suhendra menyebutkan barang bukti yang berhasil di amankan satresnarkoba Basel berupa, 13 (tiga belas) Bungkus plastik bening yang berisikan kristal warna putih, 1 (satu) Unit Timbangan Digital merk SCALE, 3 (tiga) Buah Botol Bekas Permen HAPPYDENT, 1

“Selain itu juga di amankan (satu) Buah dompet motif bunga berwarna pink, 1 (satu) Ball plastik bening kosong, 1 (satu) Buah plastik bening yang berisikan 10 (sepuluh) buah batre, 1 (satu) Buah Plastik bening yang berisikan 6 (enam) buah pipet minuman,1 (satu) Unit handphone merk XIAOMI Berwarna Gold dan (satu) Unit handphone merk Nokia Berwarna biru.”terangnya.

BACA JUGA :  Resmikan Puskesmas, Bupati Mulkan : Sehebat Apapun Dokter dan SDM Nakes Kita, Tanpa Didukung Sarana dan Prasarana Sulit Tingkatkan Pelayanan

Selanjutnya tersangka dan Barang bukti dibawa ke Mapolres Bangka Selatan, “untuk tindakan tersebut DA diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” jelas Iptu Suhendra.

(Rachmat)