BKPSDMD Sebut, Enam ASN di Basel Menerima Pemberhentian Tidak Dengan Hormat

oleh

Bangka Selatan_ Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, menyebutkan ada enam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melanggar kode etik dan kedisiplinan kepegawaian dan telah dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH. Hal tersebut di sampaikan Kepala BKPSDMD Basel Suprayitno kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Kepala BKPSDMD Bangka Selatan Suprayitno, seizin Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP saat di konfirmasi para awak media menjelaskan, hal tersebut menindaklanjuti keputusan PTDH, Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 Tahun 2018 dan Nomor 153/KEP/2018 tentang Penegakan Hukum terhadap Pegawai Negeri Sipil.

BACA JUGA :  39 OPD Pemkab Bangka Tandatangani PERKIN

Suprayitno mengatakan, beberapa pegawai sudah kita lakukan pemecatan, ada dua yang tersangkut kasus narkoba. Lalu pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH,

“kebanyakan dari guru dan pegawai, salah satunya satu ialah kasus tipikor,” ujar Kepala BKPSDMD Basel, Suprayitno kepada wartawan.

Kepala BKPSDMD Basel tersebut menjelaskan, terkait untuk guru ada beberapa kasus, ada yang stres, ada yang malas bekerja, narkoba dan kasus jualan miras dan itu sudah kita PTDH semua.

“Alhamdulillah, setelah kita lakukan semua prosedur dan tahap yang ada, sampai saat ini clear tidak ada complain karna memang mereka memahaminya Konsekuensinya,” jelasnya Suprayitno.

Suprayitno menuturkan, soal hukuman disiplin dalam bentuk pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH), itu untuk mereka yang sudah melakukan pelanggaran berat. Sanksi seperti itu tidak serta merta langsung diberikan begitu saja, karena ada proses dan pembahasan serta evaluasi pegawai.

BACA JUGA :  Kapolres Babar Pastikan Komitment Quick Response Atas Pengaduan Masyarakat

“Saat ini jumlah ASN di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Basel mencapai 2909 orang, dan non ASN sebanyak 3141. Saat ini yang kita lakukan sebagaimana yang diinstruksikan Pak Bupati Riza Herdavid, agar ada penegasan di masa kepemimpinan beliau.”tuturnya.

Menurut Suprayitno, selama ini memang mungkin belum pernah dilakukan untuk hal tersebut. “oleh sebab itu, karena regulasinya jelas, perintah pimpinan jelas, dan aturannya jelas, jadi sekarang tidak ada yang bisa ditutup-tutupi,”ujar Suprayitno.

(Rachmat)