Reses di Desa Rebo, Rendra Basri Berharap Masyarakat Maklumi Kondisi Keuangan Daerah

oleh

FORUMKeadilanbabel.com, BANGKA – Wakil ketua DPRD Kabupaten Bangka Rendra Basri kembali melakukan resesnya untuk yang kedua kali di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat yang juga merupakan daerah pemilihannya, Sabtu (19/11/22).

Dikatakan Rendra Basri, jika giat ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Ya pada intinya reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat dan selanjutnya akan di sampaikan balik kepada masyarakat. Tentunya pada saat ini tentang kondisi keuangan pemerintah daerah pada saat ini sehingga tidak akan mampu membiayai semua kegiatan,oleh karena itu agar masyarakat dapat memaklumi kondisi pemerintah daerah yang saat ini tidak bisa mengabulkan usulan kegiatan secara keseluruhan,akan tetapi pemerintah tetap berusaha meskipun usulan tersebut tidak semua terpenuhi,” ujar Rendra.

BACA JUGA :  Resmikan Puskesmas, Bupati Mulkan : Sehebat Apapun Dokter dan SDM Nakes Kita, Tanpa Didukung Sarana dan Prasarana Sulit Tingkatkan Pelayanan

Lanjut Rendera apalagi kondisi keuangan pemerintah daerah di bagi delapan Kecamatan.

“Di Kabupaten kita ini ada delapan Kecamatan,dan tidak boleh kita pokuskan satu Kecamatan saja,”misalnya Kecamatan Sungailiat anggarannya harus lebih besar, itu tidak boleh,dan semua Kecamatan tersebut harus ada ke berimbangan sehingga semua kegiatan tetap berjalan,”Harap Rendra.

Lebih lanjut kata dia untuk saat ini di Kabupaten Bangka sedang di prioritas lampu penerangan jalan.

“Karena saat ini baru pengajuan lampu penerangan untuk tahap pormula tentu masih banyak kekurangan terutama anggaran untuk saat ini,akan tetapi untuk Desa Rebo sudah bisa terelisasi meskipun belum semuanya terealisasi dan kita akan bertahap,” janji Rendra.

Lanjut Rendra begitu pula dengan kondisi jalan yang jadi perioritas.

BACA JUGA :  Pesta Adat Murok Jerami, Wujud Ketahanan Pangan Desa

“Pembangunan jalan juga jadi prioritas,namun tidak bisa semuanya terealisasi karena lagi lagi kondisi keuangan pemerintah daerah kita saat ini yang tidak memadai,apalagi di Kabupaten Bangka ini ada Delapan Kecamatan yang harus mendapatkan pemerataan dalam pembangunan tentu dalam hal inilah kita meminta kepada masyarakat agar dapat memaklumi kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini agar di maklumi,” harap Rendra.(tami)