Sorot Aktifitas PIP di Belo Laut, Sumbangan dari Pihak Luar ke Desa Bisa Berujung Tipikor, Ini Penjelasannya

oleh
Caption: Saat Sosialisasi PIP di Desa Belo Laut.

Penulis: Rudy

Forumkeadilanbabel.com, MUNTOK, — Hati-hati dalam menerima sumbangan dari pihak luar terutama dalam bentuk dana yang masuk ke desa. Sebab, jika tak jeli, bisa berujung tindak pidana korupsi (Tipikor). Desa merupakan struktur terkecil dari negara.

Kaitannya Tipikor ini, jika dalam prakteknya yakni sumbangan apapun dalam bentuk dana diserahkan ke masyarakat yang penyerahannya melalui kepala desa. Namun pemanfaatannya ternyata digunakan secara pribadi baik oleh kepala desa ataupun perangkat lainnya.

Pendapat ini disampaikan Praktisi Hukum yang juga Pengacara Senior Bangka Belitung, Bujang Musa, SH, MH, kepada FKBnews.com, Sabtu, (16/7/22).

“Misalnya gini, kalau ku (aku,red) beri ka (kamu, red) secara pribadi itu tidak ada Tipikor nya. Tapi kalau ku beri atas rumahku (disitu ada bini, anak) Tipikor itu namanya kalau makan dewe (sendiri). Karena ku beri kepada desa, desa itu kan negara terkecil…, “ujar Bujang mengingatkan agar kades termasuk perangkat desa yang lain agar lebih hati-hati

BACA JUGA :  Bangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Olahraga Futsal

Bujang Musa lebih lanjut menjelaskan, setiap Kades yang menerima dana itu harusnya didampingi oleh peraturan desa (Perdes). Sebab, jika tidak ada payung hukum berupa Perdes, kata Bujang, dana sumbangan pihak luar tersebut tidak bisa digunakan.

“Dana desa masyarakat Belo misalnya, itu ada jangka waktunya yakni 60 hari. Jika tidak dicairkan itu harus dikembalikan,” ujar alumni salah satu perguruan tinggi hukum di Bangka Belitung lulus dengan predikat cum laude punya jam terbang tinggi menjadi pengacara ini, menyentil soal prahara PIP di Desa Belo Laut.

Seperti halnya dalam analisanya kemarin, Bujang juga menyentil sekaligus mengingatkan soal dana taktis termasuk istilah kompensasi yang diberikan oleh PT Timah, Tbk beserta mitra kerjanya (CV) terkait aktifitas PIP di Perairan Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

BACA JUGA :  Transformasi KTP Digital, Permudah Masyarakat Akses Pelayanan Publik