Teguran Tak Diindahkan, Pembangunan Rumah Gang Anggrek Tetap Berjalan, Pol PP Segera Surati Secara Resmi

oleh

TANJUNG PANDAN – Diduga, pembangunan rumah hunian dijalan Gang Anggrek RT. 002, RW. 001, Kelurahan Kampung Damai, Kelurahan Kampong Damai dengan luas 270 M² milik Hervanti Susiana Dewi jalan Air Pelempang Timur, Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang belum melengkapi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) masih beraktivitas membangun seperti biasanya.

Padahal sebelumnya pihak Pol PP Kabupaten Belitung sempat memberi teguran secara lisan. Adanya hal tersebut, jelas pemilik rumah tidak mengindahkan teguran Pol PP untuk diberhentikan sementara hingga perizinan PBG selesai dikerjakan.

Bahkan informasi yang diterima media dari warga sekitar. Pada malam hari aktivitas pembangunan rumah tersebut tetap berjalan hingga mengganggu kenyamanan sekitar.

BACA JUGA :  Juru Parkir Pasar Ini Ditemukan Meninggal di Pinggiran Jalan, Polisi Lakukan Olah TKP

Sub Koordinasi Pembinaan dan Penyuluhan Pol PP Kabupaten Belitung Irwan Mahfudz, sementara ini, pihaknya sudah meminta untuk memberhentikan sementara pembangunan sampai proses perizinan mereka lengkapi.

“Jadi kami sudah meminta kepada mereka (pemilik rumah) untuk memberhentikan sementara sampai proses perizinan mereka lengkapi,” papar Irwan saat dijumpai wartawan diruang kerjanya, Senin (11/07/22).

Tidak hanya lisan, pihaknya juga segera mengirimkan perintah pemberhentian secara resmi. Hingga proses perizinan sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kita tetap akan berproses, setelah surat perintah ditanda tangani Kasat dan Kabid baru kita akan melakukan tindakan secara tegas,” terang Irwan.

Sementara itu, dalam pengurus perizinan, Irwan meminta agar pembangunan rumah tersebut wajib diberhentikan hingga proses perizinan PBG terselesaikan.

BACA JUGA :  Wali Kota Molen Resmikan Rumah Layak Huni di Kelurahan Melintang

“Secepatnya kita akan melayangkan surat pemberhentian secara resmi. Sudah kami sampaikan kepada mereka, berkas perizinan segera dilengkapi dan pembangunan harus diberhentikan sementara,” tegas Irwan.(Tim)