Dituduh Lakukan Penipuan, Dokter dan Perawat Ini Laporkan Pasiennya ke Polres Pangkalpinang

oleh
Ilustrasi. Foto : Net

FORUMKeadilanbabel.com, PANGKALPINANG – Seorang dokter dan perawat di salah satu klinik kecantikan di Kota Pangkalpinang , melaporkan salah seorang pasiennya ke Polres Pangkalpinang atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik.

Menurut dr Fetty, dirinya terpaksa melaporkan peristiwa tersebut untuk menjaga nama baik dirinya dan salah seorang rekannya karena telah dituduh melakukan dugaan penipuan.

“Jadi, kejadian ini berawal dari pasien ini melakukan komplain, dan itu tidak sesuai prosedur, jadi komplainnya itu terkait perihal tidak matching antara struk dan pembayaran, kemudian oleh yang menerima komplainnya ini, atau dr. Gra, ini langsung dinaikkan laporan pasien ini ke auditor pusat yaitu Pak Thm, tanpa sebelumnya dikroscek dulu ke pasien atau diselesaikan di ranah cabang, jadi langsung dinaikkan kasusnya ini ke audit,” ucapnya (17/07/2022)

BACA JUGA :  Giliran Komisaris Telkom Indonesia Kunjungi Kota Beribu Senyuman, Molen: Pangkalpinang Seperti Gadis 17 Tahun

Dirinya menambahkan, bahwa berdasarkan penilaiannya, hasil audit tersebut terkesan memihak pada satu pihak saja

“Audit ini sepertinya kurang independen, kemudian dia kelihatan berpihak, jadi tanpa melalui proses penyelidikan yang panjang. Audit ini terkesan memojokkan saya dan salah seorang rekan saya yang menghandle pasien ini. Jadi, yang diangkat pasien ini adalah tuduhannya itu penipuan, kemudian menuduhkan pada kami itu melakukan obat (kecantikan-red) ilegal, diluar obat-obat yang digunakan oleh klinik,” terangnya

dr Fetyy menambahkan, setelah itu kemudian diadakanlah semacam mediasi, namun menurutnya, mediasi tersebut tidak jelas kemana arahnya.

“Nah mediasi disitu tidak jelas arahnya kemana, tuntutan pasien juga tidak jelas arahnya kemana, apakah dia (pasien) menuntut pengembalian uang?, apakah dia menuntut seperti apa?, itu tidak jelas, yang jelas pasiennya disitu hanya marah-marah, menuduh saya dan rekan saya yang bernama Oppy itu menipu dia, menuduh saya itu menyuntikan bahan apa ke wajahnya sambil marah-marah, sambil berteriak pada kami, padahal saya sudah melakukan sesuai dengan SOP Klinik, dan juga menggunakan bahan serta obat-obatan dari klinik juga. Mirisnya pada saat itu, kami berdua dicaci dan dikata-katain,” tambahannya.

BACA JUGA :  Agar Masyarakat ikut Ber-qurban, ACT Bangka Buat Program Flash Sale

Berdasarkan kejadian-kejadian tersebut, dirinya bersama rekannya yang salah seorang perawat, akhirnya memutuskan untuk melaporkan si pasien ini terkait tuduhan pencemaran nama baik.

Terkait laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Pangkal Pinang, AKP. Adi Putra ketika dihubungi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudahh kita terima, dan dalam proses penyelidikan,” jawabnya singkat. (16/07/2022)

Sementara Ar, pasien yang dilaporkan tersebut, ketika dihubungi enggan memberikan jawaban, dirinya malah balik bertanya dari mana wartawan mendapatkan nomor Handphone miliknya.

“Mohon maaf bapak nomor saya dari siapa ya?,” Jawabnya.(red)