Bappenas RI: Kami Berikan Kebebasan Delegasi Mengeksplor Belitung

oleh
Pj. Gubernur Ridwan Djamaluddin saat rapat koordinasi (rakor) Pembahasan Pelaksanaan Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan G20 Presidensi Indonesia, serta Event Organizer (EO) G20, di Fairfield Hotel Belitung, Tanjung Pandan, Jumat (10/6/2022).

FORUMKeadilanbabel.com, TANJUNGPANDAN – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, melalui Direktur Pendanaan Multilateral Kementerian PPN/Bappenas Raden Siliwati, turut memaparkan kesiapan pihaknya sebagai panitia Pemerintah Pusat terhadap gelaran G20 (Group of Twenty) pada September mendatang.

Bappenas, kata Siliwati, sesuai dengan perannya akan bertanggung jawab penuh atas kebutuhan akomodasi, khususnya transportasi bagi para delegasi utama atau Menteri Pembangunan anggota G20, mulai dari kedatangan, hingga kepulangan ke negara masing-masing.

“Tanggung jawab kami dari kedatangan sampai ke hotel, kerja sama biasanya dengan Angkasa Pura. Itu yang akan kita lakukan,” ujarnya dalam rapat koordinasi (rakor) Pembahasan Pelaksanaan Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan G20 Presidensi Indonesia, serta Event Organizer (EO) G20, di Fairfield Hotel Belitung, Tanjung Pandan, Jumat (10/6/2022).

BACA JUGA :  Giliran Komisaris Telkom Indonesia Kunjungi Kota Beribu Senyuman, Molen: Pangkalpinang Seperti Gadis 17 Tahun

Di hadapan para peserta rakor yang dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ridwan Djamaluddin, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Naziarto, dan Bupati Belitung Sahani Saleh, Co-Chair of G20 DWG itu akan membantu sepenuhnya panitia lokal untuk menyukseskan konferensi tingkat tinggi ini.

“Alhamdulillah DWG (Development Working Group) pertama, dan kedua para delegasi puas dengan pelayanan kita, saat itu masih banyak kasus Covid-19. Kami mengusulkan kepada Pemprov. Kep. Babel secara mandiri melaksanakan _welcome reception dinner of G20 Development Minister by Governor of Bangka Belitung,”_ katanya.

Semakin rendahnya kasus Covid-19 saat ini, kata Siliwati, menjadi keuntungan tersendiri bagi Pulau Belitung untuk betul-betul memanfaatkan momentum konferensi ini, agar dapat meningalkan kesan terbaik bagi para delegasi. Sehingga, katanya berbeda dengan DWG sebelumnya yang terbatas, pihaknya akan memberikan kebebasan kepada para tamu untuk menentukan sendiri hiburan yang diinginkan.

BACA JUGA :  Disperindag Provinsi Bekerjasama Disperindag Kota Pangkalpinang. Gelar Pelatihan Prosedur Dan Pembiyayaan Ekspor

“Situasi sekarang yang sudah turun (kasus Covid-19), kami akan memberikan kebebasan bagi mereka mengeksplor Belitung, karena covid rendah,” katanya.

Untuk itu, Bappenas akan menunggu daftar pasti berkenaan dengan lokasi yang akan dikunjungi oleh ratusan delegasi dari dalam dan luar negeri selama berada di Pulau Belitung, terutama destinasi wisata, UMKM, maupun objek-objek kuliner yang menjadi rekomendasi panitia lokal untuk dicicipi para pejabat tinggi negara, beserta delegasi lainnya.

“Begitu juga dengan tujuan wisata, nanti ada di _booklet G20._ Kita memberikan pilihan sampai dua hari sebelum acara sebagai _side event_ yang bisa dilakukan di sela-sela acara,” kata Siliwati.

Tinggal, saat ini yang masih menjadi catatan Bappenas menurut Siliwati, ialah fokus Pemprov. Kep. Babel maupun Pemkab. Belitung dalam mempercepat pemenuhan berbagai kebutuhan, terutama pembangunan infrastruktur ruang VIP Bandara Hanandjoeddin yang harus adanya revisi peraturan Presiden, maupun berkenaan dengan kesiapan keamanan, kesehatan, dan ketersediaan internet.(ikp)

BACA JUGA :  Agar Masyarakat ikut Ber-qurban, ACT Bangka Buat Program Flash Sale