Bersama Provinsi Lampung, Disperindag Babel Lakukan Misi Perdagangan dengan Transaksi sebesar 29 Milyar

oleh
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Provinsi Lampung mengelar pertemuan dengan Tim Misi Perdagangan Lampung dan para pelaku usaha Provinsi Lampung, Kamis (9/6) di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Kepulauan Babel.

FORUMKeadilanbabel.com, Pangkalpinang —  Dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan bersama antara pemerintah daerah Provinsi Lampung dan pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tentang kerja sama fasilitasi penyeberangan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Babel dalam upaya meningkatkan pengembangan investasi, pedagangan dan pariwisata.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Provinsi Lampung mengelar pertemuan dengan Tim Misi Perdagangan Lampung dan para pelaku usaha Provinsi Lampung, Kamis (9/6) di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Kepulauan Babel.

Dalam pertemuan tersebut masing-masing provinsi menjelaskan potensi unggulan yang bisa dikerjasamakan sehingga bisa di tindaklajuti oleh para pelaku usaha Provinsi Lampung dan pelaku usaha Babel.

Usai melakukan rapat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Tarmin, menjelaskan rapat misi perdagangan dengan Pemda Provinsi Lampung dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan antara Pemda Provinsi Lampung dan Pemda Provinsi Kep. Babel.

Kesepatan Bersama atau MoU tersebut lanjut dia, tentang kerja sama fasilitasi penyeberangan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Kepulauan Babel dan tindaklajuti yang sekarang dilakukan adalah dalam rangka meningkatkan pengembangan di bidang pedagangan.
“Rapat ini dilakukan untuk memfasilitasi pengusaha Lampung dengan Pengusaha Babel, bisnis apa saja yang bisa dilakukan dalam perdagangan antar pulau, misalnya saja ada gula, kemudian komoditi beras, ternak sapi, telur ayam, bumbu2 dan lain-lain katanya.

BACA JUGA :  Giliran Komisaris Telkom Indonesia Kunjungi Kota Beribu Senyuman, Molen: Pangkalpinang Seperti Gadis 17 Tahun

Acara yang di hadiri oleh berbagai Kepala OPD dan Biro dari Provinsi Lampung dan pelaku usahanya. Diharapkan mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Babel dapat ditindaklanjuti dengan melakukan transaksi bisnis yang lebih besar lagi, tentunya dengan penuh harapan agar stok dan pasokan barang kebutuhan pokok di Provinsi Kepulauan Babel dapat terpenuhi dengan maksimal.

Terlebih, Kata dia masyarakat Babel dalam waktu dekat akan merayakan lebaran idul adha, kemudian natal dan tahun baru. Selain itu dalam pertemuan tersebut komoditi asal Babel juga diminati oleh pelaku usaha Lampung misalnya saja lada putih.
“apalagi menjelang HBKN serta komoditi unggulan yg ada di Babel juga dapat diminati oleh pelaku usaha dari Lampung seperti lada putih dan lainnya,” tuturnya.

Dia juga menambahkan, dengan adanya misi dagang antara pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemprov. Babel diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian dan menekan inflasi di wilayah Provinsi Kep. Babel.

Di tempat yang sama, Ketua Rombongan Provinsi Lampung Elvira Umihanni, SP. MT menegaskan kunjungannya ini dalam rangka menindaklanjuti kerjasama antara pemerintah daerah Provinsi Lampung dengan Provinsi Babel tentang fasilitasi penyebrangan, dimana Provinsi Lampung sedang mempersiapkan transportasi penyebrangan di pelabuhan tanah merah, Mesuji ke pelabuhan Sadai Babel yang dalam waktu dekat akan mulai beroperasi.

BACA JUGA :  DPD KNPI kota Pangkalpinang Gelar Muscam DPK Di Gedung Pemuda

Dengan beroperasinya pelabuhan tersebut, Lanjut Elvira akan terjadi potensi perdagangan antar pulau dari Provinsi lampung dengan Provinsi Babel terbuka lebar, maka pemerintah Provinsi Lampung memfasilitasi petemuan pelaku usaha Lapung dengan Babel.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Babel Budi Widihartanto menjelaskan dan memaparkan kondisi perekonomian Prov Kep Babel terkait dengan inflasi yang terjadi pada beberapa komoditi barang kebutuhan pokok di wilayah Provinsi Babel.

Di tempat terpisah Sub Koordinator Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Disperindag Babel, Achmad Fajri saat ditemui di ruangan kerjanya menuturkan tujuan dari rapat itu yaitu agar para pelaku usaha Provinsi Babel dan Provinsi Lampung dapat menjalin kerjasama di bidang perdagangan, khususnya beberapa komiditi diantaranya beras, gula, ternak sapi, telor ayam ras, bumbu-bumbu.

BACA JUGA :  Upaya Maksimalkan Pengaduan Pelayanan Masyarakat, Diskominfo PGK Gelar Monitoring dan Evaluasi Aplikasi SP4N LAPOR

Kemudian tujuan lainnya yaitu dapat memenuhi stok dan pasokan kebutuhan barang kebutuhan pokok seperti komoditi di atas dan dapat menstabilkan harga barang kebutuhan pokok serta dapat menekan laju inflasi, khususnya komoditi beras, gula, ternak sapi, telor ayam ras, bumbu-bumbu.

Tidak lupa juga pertemuan itu dalam rangka dapat meningkatkan nilai tambah produk unggulan Babel seperti lada putih dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Babel.
Alhamdulillah hari ini telah dilakukan transaksi bisnis perdagangan oleh para pelaku usaha kita dengan nilai sebesar Rp. 29.095.000.000 (dua puluh sembilan milyar sembilan puluh lima juta rupiah), tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD Babel dan Kepala OPD serta Biro Provinsi Lampung, diantaranya Kadis Perindag, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Bappeda, Dinas perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dnas Perkebunan, Kepala Biro Perekonomian, Bank Indonesia perwakilan Provinsi Llampung, Perum Bulog Perwakilan Lampung, BUMD, Asosiasi Peternak dan Penggiat sapi lokal, asosiasi telor, pelaku usaha beras, gula, telor ayam ras, bumbu2 dan lainnya yang berasal dari Provinsi Lampung.(A. Fajri/Satriady)