UPTD RPK Menjadi Narasumber Di Pelatihan Kemasan Dan Legalitas Produk UMKM Desa Penyamun

oleh
UPTD Rumah Promosi dan Kemasan Babel, saat menjadi narasumber dalam pelatihan Kemasaan dan Legalitas Produk UMKM kepada Kelompok Wanita Tani ( KWT), PKK, dan ibu-ibu Rumah Tangga Desa Penyamun, Kabupaten Bangka, Rabu (18/5).

FORUMKeadilanbabel.com, PANGKALPINANG – Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Rumah Promosi dan Kemasan (RPK) Bangka Belitung (Babel), Rabu (18/5) menjadi narasumber dalam pelatihan Kemasaan dan Legalitas Produk UMKM kepada Kelompok Wanita Tani ( KWT), PKK, dan ibu-ibu Rumah Tangga Desa Penyamun, Kabupaten Bangka.

Kegiatan yang diprakarsasi oleh jajaran pemerintah Desa Penyamun, di Kantor Desa Penyamun Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka di hadiri oleh 25 orang, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang tinjauan umum kemasan dan legalitas produk IKM dalam rangka peningkatan daya saing produk IKM.

Zaldy,ST selaku Kasi Pelayanan Teknis UPTD. RPK Babel menjelaskan dalam pelatihan tersebut, pihak UPTD. RPK Babel menurunkan tenaga ahli yang membidangi promosi dan kemasaan untuk menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan kemasan dan legalitas produk di desa Penyamun Kabupaten Bangka.
“Bahwa UPTD. RPK Babel selalu diminta untuk memberikan materi tentang kemasan, dan yang menjadi narasumber adalah para tenaga desain berkualitas yang di miliki oleh UPTD.RPK,” tegasnya.

BACA JUGA :  Upaya Maksimalkan Pengaduan Pelayanan Masyarakat, Diskominfo PGK Gelar Monitoring dan Evaluasi Aplikasi SP4N LAPOR

Pelatihan di Desa Penyamun, kata Dia. Sudah sesuai dengan program pelayanan RPK sampai ke desa-desa, sebagai bentuk layanan edukasi UPTD. RPK Babel kepada masyarakat, selain konsultasi, desain, pomosi dan produksi, yang bertujuan untuk mengembangkan daya saing produk IKM di Provinsi Kepulauan Babel.

Sebab menurutnya, selama ini yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa-desa adalah belum tersampainya informasi berkenaan dengan “kaidah kemasan seutuhnya” itu seperti apa, karena kemasan merupakan faktor penentu dimana calon konsumen akan menjadi tertarik terhadap produk yang akan di belinya.
“Pelatihan Kemasan dan Legalitas Produk UMKM Desa Penyamun itu memiliki beberapa maksud, salah satu tugas dan fungsi perangkat desa dalam memberikan layanan masyarakat dalam mengembangkan pelaku usaha kecil menengah,” pungkas Zaldy.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Babel Minta Pemerintah Hadir di Tengah Anjloknya Harga TBS Sawit

Oleh sebab itu dengan adanya pelatihan yang diinisiasi oleh pemeritah Desa Penyamun, Dirinya berharap akan mewujudkan pembinaan terhadap produk unggulan yg berbasis kearifanlokal dan juga dapat memberikan pemahaman tentang tinjauan umum kemasan dan legalitas produk IKM dalam rangka peningkatan daya saing produk IKM itu sendiri.

Selain itu, tentunya dapat meningkatkan dan menumbuhkan semangat enterpreneurship masyarakat dan mengasah krratifitas masyarakat agar mampu berinovasi dalam memunculkan produk unggulan yang ada di Desa Penyamun itu sendiri.
“Ya harapan lainnya itu dapat juga menjalin Kerjasama dengan pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota sampai ke Desa dalam membangun daerah,” tuturnya.

Disela-sela runtinitasnya Zaldy,ST juga menambahkan, bahwa UPTD. RPK Babel sering diminta untuk menjadi narasumber untuk memberikan materi-materi tentang kemasan, dimana SDM yang di kirim adalah para tenaga desain berkualitas yang dimiliki oleh UPTD.RPK Babel.
“Selain kegiatan pelatihan para peserta juga akan di ajak untuk kegiatan filtrip dengan berkunjung ke UPTD. RPK untuk melihat langsung proses pembuatan produksi kemasan,” tambah Zaldy sambil memperlihatkan hasil produksi mesin UPTD. RPK Babel. (Mislam/ Zaldy)

BACA JUGA :  Disperindag Provinsi Bekerjasama Disperindag Kota Pangkalpinang. Gelar Pelatihan Prosedur Dan Pembiyayaan Ekspor