Pembangunan Sarpras TPI Selesai, Pedagang Semakin Nyaman

oleh
Gubernur Erzaldi Rosman, saat meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) atau Tempat Pelelanganan Ikan (TPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang, Pangkalpinang, Kamis (28/4/2022) pagi.

FORUMKeadilanbabel.com, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, kembali menunaikan program kerjanya. Kali ini di sektor perikanan dengan meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) atau Tempat Pelelanganan Ikan (TPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang, Pangkalpinang, Kamis (28/4/2022) pagi.

Disulapnya TPI menjadi lebih bersih dan representatif ini, akan membuat para pedagang ikan maupun konsumen semakin nyaman dalam aktivitas jual-beli di area itu. Hal ini dijelaskan Gubernur Erzaldi, sekaligus sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel terhadap Program PEN (Peningkatan Ekonomi Nasional).

“Ini bagian daripada kinerja DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) yang selama ini harus kita dorong, bagaimana hasil laut ini betul-betul meningkat dan optimal. Tidak serta merta hanya melayani para pelelang, tetapi juga hasil laut harus optimal. Jangan sampai nanti dalam jumlah laut yang luas ini kita tidak menunjukkan hasil yang baik di sektor perikanan,” katanya.

BACA JUGA :  Polsubsektor Pulau Besar Resmi dibentuk, Masyarakat Berharap Mendapatkan Pembinaan Hukum Lebih Baik

Fokus Gubernur Erzaldi mengangkat sektor perikanan ini kemudian diganjar dengan pertumbuhan ekonomi di Negeri Serumpun Sebalai. Sektor tersebut bersama dengan perkebunan dan perikanan, berhasil berkontribusi pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Babel yang saat ini pada angka 20 persen, dan berada tipis di bawah sektor pertambangan.

“Ini sudah menunjukkan adanya peningkatan dari data BPS (Badan Pusat Statistik), bahwa kontribusi PDRB di sektor perikanan sangat meningkat tajam, dari yang tadinya perkebunan, perikanan, peternakan hanya 12 persen, sekarang menjadi 20 persen. Hampir menyamai sektor pertambangan, artinya, ada kemajuan di sektor perikanan,” katanya.

Gubernur Erzaldi juga berpesan kepada para pedagang yang akan menempati sarana-prasarana yang dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektar itu, untuk dapat menjaga aset dan dapat menempati kios/lapak yang disediakan sejumlah 132 kios, dengan sebagaimana mestinya. Dirinya menginginkan agar fasilitas tersebut dapat dioperasionalkan sesegera mungkin.

BACA JUGA :  Hadiri Bazar UMKM, Sekda Naziarto Harapkan Pelaku UMKM dapat Terus Berkiprah

“Jangan sampai nanti sudah selesai tapi belum dipakai, sayang nanti jadi bangunan yang tak terpakai. Makanya, saya dorong mereka untuk memakai. Semua sudah ter-_cover_. InsyaAllah setelah lebaran ini yang di dalam sudah pindah ke sini. Pelihara bersama-sama sarana ini, gunakan sesuai aturan dan manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.(ikp)