Pansus DPRD Babel Tinjau UMKM Bersama Jamkrida

oleh
Pansus DPRD Babel saat kunjungannya ke salah satu UMKM, Rabu siang (27/04) disambut hangat oleh pemilik UMKM.

FORUMKeadilanbabel.com, PANGKALPINANG – Pansus DPRD Bangka Belitung terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal pada PT. JAMKRIDA yang diketuai oleh Rustamsyah tinjau langsung ke dua lokasi UMKM. Hal ini guna mendapatkan informasi dan masukan terkait bantuan dana yang diterima guna pengembangan usaha dengan dukungan dari JAMKRIDA.

Anggota pansus yang turut serta dalam kunjungan diantaranya Fitra Wijaya, Ranto Sendhu, Johansen Tumanggor, Nico Plamonia Utama, Ariyanto, Mulyadi, Hellyana, Firmansyah Levi dan Ringgit Kecubung.

Sambangi UMKM Fitri di Desa Kurau, Bangka Tengah pada Selasa siang (26/04), didampingi perwakilan PT. JAMKRIDA, Oding. Pemilik UMKM sampaikan mendapatkan bantuan modal pengembangan usaha pada Tahun 2020 sebesar Rp.25.000.000 dengan JAMKRIDA sebagai pihak penjamin.

BACA JUGA :  Perkuat Misi Dagang Antar Provinsi, Babel Teken MoU dengan Jatim

Di tempat terpisah, saat datangi UMKM Pak Umar di Kecamatan Sungailiat, turut hadir perwakilan dari Bank Sumsel Babel. Kunjungan pada Rabu siang (27/04) disambut hangat oleh pemilik UMKM, Yuli.

Saat berdialog, anggota pansus dari Fraksi Golkar, Firmansyah Levi tanyakan bantuan modal yang sudah diterima serta menyampaikan informasi terkait peran JAMKRIDA dalam proses tersebut.

” Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal guna pengembangan usaha ini. Pertama kalinya di tahun 2019 berlanjut hingga saat ini. Disamping itu, kami juga mendapatkan bantuan peralatan dari pihak lainnya seperti tahun 2022 ini diberikan peralatan untuk membuat Lakso dari POLMAN. Modal usaha yang kami dapatkan digunakan untuk memajukan UMKM kami. Adapun produksi UMKM di Kabupaten Bangka ini yaitu Lakso, Ampiang, Kericu juga aneka snack lainnya “, ungkap Yuli.

BACA JUGA :  Sidak Tambang Ilegal, Pj Gubernur: Kalau Mau Nambang Urus Izinnya

Mengakhiri kunjungan, Ranto Sendhu berpesan agar kebersihan dan kualitas produk harus selalu diutamakan. (Red)

Sumber: Setwan Babel