Kopri PC PMII Bangka Ajak Perempuan Viralkan Perdamaian

oleh
Kegiatan menyambut Hari Lahir (HARLAH) PMII yang ke 62 tahun secara virtual, resmi di buka oleh Ketua KOPRI PC PMII Bangka Sahabati Rani Puspa Dewi. (Sabtu, 16/04/2022)

FORUMKeadilanbabel.com, BANGKA -Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bangka, menyiapkan peran perempuan era 5.0 dalam memviralkan perdamaian di Bulan Suci Ramadhan 1443 H.

Terkait itu, kegiatan seminar online dipaparkan oleh Anggota Pengurus Besar (PB) PMII perwakilan Bangka Belitung Sahabati Fitri Lestari, dan Sahabati Aryatti Lasiyah selaku Demisioner Bendahara PC PMII Curup. Kegiatan menyambut Hari Lahir (HARLAH) PMII yang ke 62 tahun tersebut, secara resmi di buka oleh Ketua KOPRI PC PMII Bangka Sahabati Rani Puspa Dewi. (Sabtu, 16/04/2022)

Kegiatan tersebut, berjalan dengan lancar yang di ikuti sebanyak 50 orang melalui aplikasi Google Meet, hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Diases (COVID-19).

BACA JUGA :  Pentingnya Sekolah Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Sahabati Rani mengatakan, kegiatan seminar bertujuan untuk, mencegah tingginya angka kasus pelecehan terhadap perempuan Indonesia, dan menghindari keterlibatan peran utama perempuan Indonesia dalam tindakan radikalisme dan terorisme.

“Peristiwa ini bisa terjadi karena, banyaknya informasi hoax yang beredar di media sosial, sehingga pengguna media sosial khususnya generasi muda kerap membagikan konten negatif tersebut ke ruang publik. Kondisi makin diperparah dengan lemahnya generasi muda dalam memfilter informasi yang beredar luas”Ungkapnya

Rani juga menambahkan, strategi perempuan agar perdamaian bisa viral diantaranya yaitu, dengan membuat konten kreatif, terkait ajakan untuk damai tanpa adanya kekerasan dan menumbuhkan rasa empati kepada sesama mahluk hidup di media sosial kita.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Himbau Perusahaan Besar Jadi Bapak Angkat Bagi Penambang Kecil

“Perdamaian bisa kita wujudkan secara bersama-sama, yang dapat kita mulai dari keluarga dan di lanjutkan dengan lingkungan sekitar. Peran orang tua sangat penting dalam mewujudkan perdamaian tersebut, untuk membangun generasi yang toleran dan cinta damai kepada generasi penerus bangsa”tutupnya.(gi)