Resepsi Pernikahan Pasangan Keluarga Hubiman dan Sobrian Diwarnai Pertunjukan Pesilat Asad

oleh
Atraksi para pendekar Asad Belitung saat resepsi pernikahan Zahra Sahelivia binti Hubiman dengan Khairul Amrillah bin Sobrian Umri, Minggu (20/3/22).

FORUMKeadilanbabel.com, BELITUNG —  Resepsi pernikahan putra Hubiman selaku pembina Persinas Asad Kabupaten Belitung bernama Zahra Sahelivia binti Hubiman dengan sang pujaannya bernama Khairul Amrillah bin Sobrian Umri berlangsung meriah.

Kemeriahan pesta ini tak terlepas dari peran para Pendekar Cilik Pesilat Asad Belitung yang turut serta menampilan tapak tiga, arak-arakan dan juga jurus tunggal beregu.
” Hari ini kita tampilkan olahraga tradisional berupa kendang pencak untuk menyambut mempelai pria saat melaksanakan akad nikah,” ujar Hubiman selaku pembina Persinas Asad kabupaten Belitung, Minggu (20/3/22).

Para pendekar cilik Asad Belitung saat beraksi di acara resepsi pernikahan Zahra Sahelivia binti Hubiman dengan Khairul Amrillah bin Sobrian Umri, Minggu (20/3/22).

Ketua Persinas Asad kabupaten Belitung, Sony membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan bahwa anak-anak warga Asad diminta menampilkan arak-arakan dan tapak tiga, semua berjalan sesuai permintaan dari pembina Persinas Asad kabupaten Belitung.

BACA JUGA :  Sekda dan Forkopimda Kep. Babel Jemput Kedatangan Pangdam II Sriwijaya

” Alhamdulillah anak-anak tampil dengan penuh semangat dan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” ujar Sonny selaku ketua Persinas Asad kabupaten Belitung.

Selain itu pada hiburan resepsi pernikahan siang harinya di tampilkan tapak tiga dan jurus tunggal beregu sebagai hiburan pada tamu undangan.
Tamu undangan akan dihibur dengan suguhan tapak tiga dan jurus tunggal beregu juga di tampilkan oleh anak-anak warga Asad,” ujar Ahmad Rusdi, pelatih tipak 3 dan arak-arakan.

Menurut Ahmad Rusdi selaku pelatih persinas Asad di Kabupaten Belitung ini, dalam pertunjukan Tapak tiga dan arak-arakan adalah sebagai bentuk penghormatan solidaritas kepada keluarga Hubiman sebagai tuan rumah.
Olahraga Tradisional berupa pencak silat saat akad nikah, sekaligus menjadi hiburan bagi para tamu undangan disaat acara resepsi pernikahan dan juga memberikan warna kegembiraan kepada kedua mempelai dan kelurga yang berbahagia,” Ujarnya. (Iqb)

BACA JUGA :  Peringatan Hari Guru Nasional, Pengkab Basel Dorong Peran PGRI dan KORPRI Dalam membangun Bangka Selatan