100 Lebih Pelaku UMKM Babel Ikuti Sosialisasi Pengembangan Merek Produk Dalam Negeri

oleh
Sosialisasi Pengembangan Merek Produk Dalam Negeri secara online maupun tatap muka, yang diselenggarakan oleh Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung di Hotel Novotel Pangkalpinang, Jum'at (18/3/22).

FORUMKeadilanbabel.com, PANGKALPINANG – 100 lebih Pelaku UMKM Se-Provinsi Kepulauan Bangka Beitung (Babel) mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengembangan Merek Produk Dalam Negeri secara online maupun tatap muka, yang diselenggarakan oleh Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung.

Mengudang dua narasumber yang berkopeten di bidangnya, acara tersebut di buka langsung oleh Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, di wakili Kepala Bidang Peningkatan dan Penggunaan Produk Dalam Negeri Septo Soepriyanto, Jumat (18/3) di Novotel Bangka, Pangkalpinang Babel.

Dalam sambutannya Septo menuturkan bahwa Kementerian Perdagangan dalam hal ini Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri akan terus mendukung dan mendorong pengembangan brand lokal melalui berbagai program yang selama ini telah dan akan terus dikembangkan, salah satunya yaitu melalui penyelenggaraan kegiatan pengembangan merek produk dalam negeri bagi pelaku usaha dan UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia bekerjasama dengan Markplus.
“Pada program kali ini Kementerian Perdagangan melakukan pengembangan produk UMKM yang kami sinergikan dengan Kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang fokus pada pembinaan untuk UMKM di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung,” katanya.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Ingatkan Pemegang IUP Lakukan Reklamasi Berkelanjutan

Kegiatan pengembangan merek (rebranding) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pentingnya membangun merek sebagai salah satu upaya peningkatan daya saing dan nilai jual suatu produk dengan memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada pelaku usaha untuk membangun merek dagangnya dalam bentuk penataan identitas merek (logo), serta aplikasinya dalam bentuk materi promosi dan kemasan produk.

Menururutnya, kegiatan ini merupakan wujud konkrit dari pemerintah kepada para pelaku usaha dan UMKM nasional, yang diharapkan nantinya akan terus bertambah hadirnya produk dari brand-brand lokal yang berkualitas dan mampu menguasai pasar baik di dalam dan luar negeri.

Selain itu, akan mendorong konsumen Indonesia agar semakin Bangga akan Produk Buatan Indonesia sehingga tertarik untuk membeli dan menggunakan produk Indonesia yang pada akhirnya akan meningkatkan laju perekonomian nasional, memperbaiki daya beli masyarakat dan mendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid19.
“Secara resmi saya membuka kegiatan Sosialisasi dan Seminar Pengembangan Merek Produk Dalam Negeri. Semoga rangkaian program kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, dan kedepannya dapat tercipta brand – brand lokal yang tangguh dan memiliki identitas lokal yang khas sehingga produknya dapat dicintai dan digunakan baik oleh konsumen lokal maupun konsumen global,” tuturnya.

BACA JUGA :  Nekat, Belasan Ponton TI Ilegal Beroperasi di Sungai Batu Rusa 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung Tarmin mengucapakan selamat datang dan terima kasih kepada jajaran Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia yang telah bersedia menyelenggarakan kegiatan tersebut di Babel.

Besar harapanya kegiatan ini dapat membawa manfaat buat para pelaku usaha UMKM Se-Babel sehingga dapat membangun merk sebagai upaya peningkatan daya saing suatu prodak.

“Saya juga saya berharap kepada para peserta yang di dominasi oleh ibu-ibu ini, dapat mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya dan aktif, jangn hanya duduk datang dan diam. Jika sudah datang ya aktif untu bertanya kepada narasumber, seputar usahanya,” pungkas Tarmin.

Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Perwakilan Bank BI Babel, Pimpinan PT. Timah, Ketua Dekranasda Babel, Kepala UPT. BPSPMB Babel Armaini, Kepala UPT. RPK Babel Alfatah S, Kabid Sarana Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Moch Nasirin Yusuf dan Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Industri Disperindag Babel Subekti Saputra serta jajaran Kementerian Perdagangan Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri. (Misam)

BACA JUGA :  Pentingnya Sekolah Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus