Gubernur Ngetrail Tantang Medan Bebatuan Demi Petani Sejahtera

oleh
Gubernur Erzaldi Rosman ngetrail bersama puluhan masyarakat lainnya. Tujuan ke kebun milik Rudi Alwi, salah satu warga di Desa Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Sabtu (5/2/2022).

FORUMKeadilanbabel.com, TOBOALI – Sepeda motor trail jenis Honda CRF 150L menjadi amunisi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman untuk ngetrail bersama puluhan masyarakat lainnya. Tujuannya yakni ke kebun milik Rudi Alwi, salah satu warga di Desa Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Sabtu (5/2/2022).

Gubernur yang akrab disapa Bang ER ini mulai menunggangi sepeda motor trailnya dari CV Alfa Rizky, Desa Nyelanding sebagai titik kumpul, dan langsung menuju lokasi start ngetrail di pertigaan kawasan reklamasi desa setempat. Sepanjang kurang lebih 24 kilometer rute yang dilaluinya dengan fokus. Hamparan perkebunan warga di sisi kanan-kiri jalanan menjadi pemandangan yang menarik.

Bak pembalap motocross profesional, orang nomor satu di Bumi Serumpun Sebalai ini beberapa kali berhasil menaklukkan hadangan trek menantang. Beragam macam trek bebatuan, berlubang, dan beberapa titik yang basah akibat genangan hujan mampu dilaluinya dengan baik, hingga titik finish di Jalan RJRT kawasan perkebunan sawit.

BACA JUGA :  Sidang Kasus Penyerangan, Saksi Ungkap Peristiwa Itu, Betul-betul Terjadi di Depan Mata

Menyegarkan tubuh dengan olahraga _offroad_ yang memacu adrenalin memang menjadi hobinnya saat meluangkan akhir pekan. Namun, bukan Gubernur Erzaldi namanya jika hari liburnya tidak diisi dengan hal bermanfaat, terutama untuk kepentingan masyarakatnya. Ada misi lain dari _adventure trail_ yang dilakukannya hari ini ke ujung selatan Pulau Bangka itu.

Pertama, ia ingin melihat kondisi terkini dari lahan rakyat yang diperuntukkan bagi petani sawit melalui Program Peremajaan Sawit rakyat (PSR) seluas 180,6 hektar. Lahan yang dialihkan pada 2021 itu tidak lama lagi siap untuk digarap, sehingga lahan PSR menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Hal itu diakui Kepala Desa Nyelanding, Nurdin dihadapan Gubernur Erzaldi.

“Kami sangat senang dengan adanya lahan PSR ini. Banyak masyarakat yang bertanya soal lahan ini untuk digunakan,” ujar Nurdin yang ditimpali Robert, salah satu perwakilan pemuda desa yang menyatakan kesiapan berperan bersama pemerintah untuk bersinergi membangun daerah.

BACA JUGA :  Begini Tanggapan Wali Kota Molen Terhadap Tiga Raperda Kota Pangkalpinang

Kemudian di lokasi kedua, Gubernur Erzaldi meninjau langsung panen kelapa sawit di lahan seluas 300 hektar milik Rudi Alwi. Melihat banyaknya petani yang dipekerjakan, membuat gubernur senang. Hal ini menurutnya menjadi efek positif yang ditimbulkan atas kehadiran Rudi sebagai putra daerah setempat untuk memberdayakan petani menuju sejahtera.

“Kami (masyarakat) siap bersinergi, khususnya petani Desa Nyelanding menuju petani sejahtera, semangat petani, mantap,” ujar Rudi.

Menimpali semangat para petani, Gubernur memberikan pesan khusus agar petani selalu bersyukur dengan kondisi perekonomian Babel yang mengalami peningkatan. Hal ini dapat terlihat dari tingginya harga sawit yang diakui oleh petani berada pada kisaran lebih dari Rp 3000 per kilogram.

BACA JUGA :  Pasca Telan Korban, Dugaan Pungli Terkuak di Tahura Mangkol

“Saat ini kami sedang dalam perjalanan. Rencananya dari sini kami melihat pembibitan lada dan sawit di lahan milik Pak Rudi. Mengenai harga sawit yang tinggi saat ini, saya minta petani bersyukur. Tetap harus bersyukur, dan sabar ketika harga rendah. Insyaallah kalau bersyukur, Allah SWT akan menambahkan nikmatnya,” pungkas Gubernur Erzaldi.

Usai menyaksikan panen sawit itu, rombongan kemudian menuju dua lokasi lainnya sekaligus misi terakhir. Ia mengunjungi lahan pembibitan puluhan ribu bibit sawit dan lada.

Adapun di lokasi tersebut, akan dilakukan teknik tumpangsari lada dan sawit. Artinya, selama empat tahun pertama akan dilakukan tiga kali panen lada, kemudian di tahun kelima disusul dengan panen sawit. Teknik ini akan diterapkan di empat desa yaitu Desa Nyelanding, Delas, Bedengung, dan Desa Bencah. (Ikp)