Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil Didesak Mundur dari Jabatannya

Nasional
Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang (Ist).

FORUMKeadilanbabel.com, JAKARTA – Persoalan perebutan tanah antara pengusaha dan warga di Indonesia tak kunjung selesai memicu desakan agar
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang, alasan ia mendesak hal itu karena hingga kini persoalan perebutan tanah antara pengusaha dan warga di Indonesia tak kunjung selesai.

Seperti pemberian izin Hak Guna Usaha (HGU) serta Hak Guna Bangunan (HGB) kepada para konglomerat oleh Kementerian ATR/BPN kerap kali mengesampingkan hak hukum atas tanah masyarakat.

“Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil seharusnya sebagai seorang sosok pemimpin/ akademisi yang mumpuni sebaiknya mengundurkan diri dari Kabinet Presiden Jokowi,” kata Junimart kepada wartawan, Kamis (21/10/2021) seperti dilansir FORUM Keadilan.

BACA JUGA :  Bicara di Venezuela, Ketum JMSI: ASEAN adalah Keajaiban

Politisi PDI-Perjuangan itu menyebutkan, sebetulnya soal tanah ini sudah tidak ada lagi bila kerja dari Kementerian ATR/BPN bisa bekerja baik dan mementingkan kepentingan masyarakat di atas korporasi.

“Karena sering kali dari hak atas tanah yang diberikan itu, masyarakat justru menjadi kehilangan tanah,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, Sofyan seperti melakukan pembiaran atas aksi mafia tanah di Indonesia yang justru diduga melibatkan para oknum dari Kementerian ATR/BPN secara bersama-sama dengan para mafia tanah.

“Permafiaan ini diamini oleh Sofyan Djalil dan memang ada yang dilakukan secara sistemik dan terstruktur. Menurut saya ini adalah buah dari pola pembiaran yang selama ini dilakukan oleh Menteri Sofyan Djalil,” katanya. (FK)

BACA JUGA :  Bicara di Venezuela, Ketum JMSI: ASEAN adalah Keajaiban

Editor: Romli