Antispasi Potensi Berkembangnya Faham Radikalisme, Polres Pangkalpinang Gelar Operasi Bina Waspada Menumbing Tahun 2021

Lokal
Tim Giat Operasi Bina Waspada Menumbing Polres Pangkalpinang saat kunjungi kediaman Jumlim jamaluddin.

PANGKALPINANG, FKB – Dalam rangka upaya pencegahan dan antisipasi berkembangnya paham radikalisme di masyarakat, Kapolresta Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono, S.IK M.H telah membentuk kegiatan Operasi Bina Waspada Menumbing tahun 2021 dengan menerjunkan personil Polresta untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Diantara giat tersebut dengan menyambangi pengurus tempat-tempat ibadah, pemuka atau tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh berbagai elemen masyarakat lainnya diantaranya yang ikut disambangi adalah Pemerhati Publik yang sekaligus Ketua LP5 Babel, Ketua Pokdarkamtibmas Resor Pangkalpinang dan mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Babel tahun 2013-2018, Jumli Jamaluddin di kediamannya di RT.07 RW.02 Kelurahan Opas Indah Kecamatan Taman Sari, (Rabu, 21/9/2021)

Dalam kunjungannya, Kepala Team 1 kegiatan Operasi Bina Waspada Menumbing tahun 2021 Polresta Pangkalpinang, Bripka Adi Kusyadi, S.H beserta team dan jajarannya memberikan arahan dan pandangan ke berbagai elemen masyarakat terkait antisipasi berkembangnya paham radikalisme.

BACA JUGA :  Diam-diam Oknum Mengaku Pengurus TI Apung "Gentayangan" Minta Persetujuan Warga di Belo Laut

Bripka Adi menyampaikan bahwa maksud kunjungan mereka selain bersilaturrahmi juga dalam rangka koordinasi dan sinergi pihak Polresta Pangkalpinang untuk berupaya pencegahan serta berupaya mewujudkan kondusifitas di masyarakat dari potensi berkembangnya paham-paham radikalisme dan terorisme.

“Kami berharap dalam rangka pencegahan dan antispasi potensi berkembangnya indikasi paham radikalisme yang mengarah pada terorisme, maka para pengurus tempat-tempat ibadah, pemuka agama, tokoh masyarakat dapat saling bersinergi dan memberikan edukasi ke masyarakat diwilayah masing-masing, serta tidak sungkan-sungkan untuk berkoordinasi maupun sinergi dan memberikan informasi kepada Polresta Pangkalpinang jika terdapat indikasi yang berpotensi mengarah kepada paham radikalisme dan terorisme”, sebut Bripka Adi.

Kunjungan dan upaya pihak Polresta Pangkalpinang ini disambut baik oleh Jumli Jamaluddin. Menurutnya, ini merupakan langkah tepat bahwa pihak Polresta turun langsung berkunjung dan bertemu berbagai elemen masyarakat. Sebab itu dirinya berterimakasih dan apresiasi atas upaya dan langkah yang ditempuh oleh Kapolresta Pangkalpinang yang telah menurunkan personilnya bertemu langsung dengan berbagai elemen masyarakat.

BACA JUGA :  Soroti Lelang Jabatan Kadis PUPR Babel, Zainuddin Pay: "Berdayakan Putra Daerah Babel yang Mumpuni"

“Langkah ini akan lebih baik dan tepat, mengingat masyarakat lebih mendapatkan empati langsung untuk turut berkewajiban menjaga kondusifitas di masyarakat dari ancaman potensi paham radikalisme, tentunya sebagai warga masyarakat kami akan saling memberikan edukasi ke masyarakat dan membantu berupaya untuk antisipasi dan pencegahan sejak dini potensi paham-paham tersebut, tentunya pihak-pihak terkait dengan melibatkan peran dari pengurus RT/RW setempat yang juga sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi potensi ancaman paham radikalisme serta menjaga kondusifitas tersebut”, sebut Jumli.

Jumli berharap masyarakat betul-betul dapat menjaga kondusifitas serta selalu waspada dan mencegah paham-paham tersebut sejak dini.(wahyudi)