Tingkatkan Penghasilan Keluarga, Warga Desa Sungai Padang Manfaatkan Lahan Kosong Tanam Toga dan Sayur-Mayur

Lokal
Melati Erzaldi memperlihatkan buah timun hasil tanaman warga Sungai Padang, Jum'at (17/9/21)

SIJUK, FKB – Kader Wanita Tani (KWT) Desa Sungai Padang merupakan andalan Kabupaten Belitung. Pasalnya Kader Wanita Tani Desa Sungai Padang sangat ulet dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan lahan kosong di halaman rumah dengan menanam toga (tanaman obat) dan sayur-sayuran, mereka menambah penghasilan keluarga.

Karenanya, KWT Desa Sungai Padang mendapat bantuan bibit melalui program bantuan bibit dari penyuluh pertanian.

Melati Erzaldi selaku Ketua TP-PKK Babel, sempat mengunjungi beberapa rumah warga yang ikut menjadi KWT, Jumat (17/09/2021).

“Di sini tidak hanya menanam tanaman obat tetapi juga sayur mayur. Menerapkan pola hidup sehat, warga Sungai Padang tidak hanya menjaga kebersihan, mereka juga menjalankan kebiasaan makan buah, makan sayur yang dihasilkan dari halaman sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Molen: Bukti bahwa Vaksin di Pangkalpinang Sudah Berhasil
Melati Erzaldi didampingi istri Camat Sijuk, Selfi Zeswika saat berkunjung ke Desa Sungai Padang, Jum’at (17/9/21)

Istri Camat Sijuk, Selfi Zeswika saat mendampingi Melati Erzaldi berkunjung ke rumah-rumah warga mengatakan, kepala keluarga warga desa ini dominan bekerja sebagai nelayan, sedangkan para istri tinggal mengurus rumah dan anak-anaknya.

“Melalui program bibit bantuan dari para penyuluh pertanian, KWT mengajak para perempuan untuk bertani dengan memanfaatkan halaman rumah yang cukup luas, “ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya bibit yang diperoleh dari bantuan yang disalurkan melalui penyuluh, kemudian dibudidayakan sehingga menjadi tambahan penghasilan tambahan juga,” ungkap Selfi Zeswika.

Kegiatan ini dikatakannya terus berkembang, tidak hanya mengandalkan bantuan bibit dari penyuluh, desa ini juga memiliki tempat pembibitan khusus yang dikembangkan dari tanaman yang baru selesai dipanen.

BACA JUGA :  Mukat Bersama, Molen: Ini Benar-benar Seru

“Warga sangat antusias menjalankan program ini, setidaknya saat ini ada 100 warga menjalankan program ini. Bisa terlihat banyak halaman warga di sini ditata rapi dengan deretan polibag yang di tanami toga dan sayur- mayur, “pungkasnya.(rom/ikp)