Erzaldi Harap Pemprov dan DPRD Bersinergi Sukseskan 4 Raperda

Lokal
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama pimpinan DPRD Prov. Babel dalam rapat paripurna bahas 4 raperda, Jum'at (17/9/21)

PANGKALPINANG, FKB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali menggelar rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Babel, Jumat (17/9/21).

Rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Babel, Erzaldi Roaman ini membahas 4 (empat) rancangan peraturan daerah (Raperda), yakni satu Raperda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel Tentang Penambahan Penyertaaan Modal Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada BUMD PT Jamkrida Babel. Kemudian raperda yang diajukan DPRD Babel dan dipaparkan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Nico Plamonia Utama, yakni Raperda Tentang Keanekaragaman Hayati, Raperda Tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Raperda Tentang Rencana Induk Usaha Perikanan Budi Daya.

BACA JUGA :  Serapan Dana Dekonsentrasi TA 2021, Pemprov Babel Baru Terealisasi Sebesar 50,59 Persen

Dalam kesempatan itu, Gubernur Erzaldi mengapresiasi inisiasi DPRD Babel yang memaparkan 4 raperda baru. Dengan adanya raperda ini, dirinya berharap dapat segera dilakukan tahap pembahasan terhadap masing-masing hal tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

“Terima kasih dan apresiasi saya setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Babel yang telah menginisiasi raperda yang akan dibahas, serta telah mengambil keputusan atas Raperda APBD-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan) Tahun Anggaran 2021. Insyaallah juga akan membahas rancangan kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) 2022,” kata Erzaldi.

Gubernur Erzaldi juga mengharapkan adanya sinergitas yang kuat antara Pemprov. Babel dengan DPRD, sehingga raperda tersebut akan memberikan manfaat yang besar kepada kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Gubernur Erzaldi Hantar Kepulangan Rombongan Gubernur Lampung

“Seperti budi daya tambak udang. Bagaimana kehadiran tambak udang ini betul-betul memberikan dampak positif kepada masyarakat kita. Keterlibatan masyarakat harus kita kedepankan, jangan sampai mereka hanya menjadi penonton saja,” katanya.

Sebab menurutnya, budi daya tambak udang memiliki potensi yang besar dengan merambah pasar dunia. Dalam paparannya juga, gubernur menyatakan jika komoditi tersebut akan berdampak kepada perekonomian daerah dengan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjanjikan. Untuk merealisasikan itu, perlu adanya kolaborasi antara Pemprov. Babel dengan DPRD.

“Ini akan berdampak positif kepada PAD kita. DPRD bisa berkonsultasi dengan pusat. Jangan sampai kita bersinggungan dengan pusat, karena semakin banyak perizinan diambil pusat. Sebisa mungkin perizinan kecil seperti AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) diambil pemda, karena daerah yang tahu situasinya. Percuma kalau potensi ada, tapi susah untuk masyarakat berusaha,” pungkasnya. (rom/ikp)

BACA JUGA :  TNI AL Lanal Babel Kembali Laksanakan Serbuan Vaksinasi ke Mts Al Istiqomah