Keren!! 2 Inovasi Kabupaten Bangka Raih Top 15 dan Top 99 Level Nasional

Advetorial

Jakarta, FKB – Kabar gembira bagi Pemerintah Kabupaten Bangka dan seluruh masyarakat sepintu sedulang, Dua inovasi pelayanan publik mendapatkan apresiasi bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menembus Top 99 kategori umum dan Top 15 kategori khusus Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.

Dua inovasi terbaik di Kabupaten Bangka yang mendapatkan apresiasi dalam ajang Kompetisi SINOVIK ( Sistem Inovasi Pelayanan Publik) tingkat nasional adalah Kabupaten Bangka Nyaman Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) dibalik kocokan arisan Ibu untuk Top 15 kelompok khusus bidang pelayanan kesehatan dan Gerakan Pembangunan Melestarikan Lingkungan (GERBANG LESTARI) kelompok umum bidang Lingkungan.

Penghargaan ini tertuang dalam Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor B/112/PP.00.05/2021 tentang Finalis Top Inovai pelayanan publik kompetisi pelayanan publik di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2021.

Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH didampingi Kepala DPPKAD Kab Bangka, Iwan Handani dan Kepala Bappeda Kab Bangka, Pan Budi

Pemilihan Top Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh KEMENPAN RB dimulai dari tahap pendaftaran yang telah ditutup pada 11 Mei 2021 lalu. Terdapat sebanyak 1.609 inovasi terdaftar yang telah diusul mulai dari Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD.

Seluruh proposal yang terdaftar telah melalui berbagai tahapan ketat baik seleksi administrasi hingga ke tahap penilaian proposal, dan selanjutnya ditetapkan 99 top inovasi oleh tim panel independen dari para pakar terdiri dari lembaga kementerian, perguruan tinggi, media dan aktivis sosial.
Inovasi GERBANG LESTARI (Gerakan pembangunan Pelestarian Lingkungan) yang diusung oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Inovasi ini mengupas gagasan inovatif terkait pemecahan masalah eksploitasi sumber daya alam yang berdampak negative terhadap percepatan perubahan iklim dunia dan berdampak luas terhadap masa depan dunia.

Permasalahan mendasar pembangunan ini memerlukan terobosan baru dalam pendekatan pembangunan sehingga tercipta pembangunan lingkungan berkelanjutan.

Sedangkan inovasi Nyaman Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) dibalik kocokan arisan Ibu masuk dalam TOP 15 Kelompok Khusus, Inovasi adalah untuk mengatasi permasalahan cakupan jamban yang sangat rendah, dengan menerapkan metode Community Lead Total Sanitations (CLTS), kaum perempuan diberdayakan untuk mengatasi permasalahan mereka sehingga muncullah inovasi Arisan Jamban Sederhana oleh kaum ibu rumah tangga di desa Kapuk. Kaum perempuan lebih berperan mulai dari tahap perencanaan, gerakan arisan bahkan bergotong royong dalam pembangunan jamban itu sendiri. Inovasi pelayanan kesehatan ini tetap mengutamakan aspek pemberdayaan perempuan sebagai salah satu aktor strategis pembangunan.

Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH, mengaku bangga atas kerja keras dan kerja cerdas inovasi perangkat daerah sehingga kembali berhasil meraih penghargaan paling bergengsi di bidang pelayanan publik ini.

“Kami sangat fully support terhadap setiap upaya yang dilakukan oleh pegawai untuk teru membangun budaya inovasi dalam mempercepat kinerja pelayanan publik dan pembangunan,” tegas Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, S.IP.

Kepala Bappeda Pan Budi Marwoto berharap target dan langkah selanjutnya adalah meraih level Top 40 di ajang Inovasi Pelayanan Publik ini. Puncak Sinovik adalah terpilihnya 40 inovasi terbaik yang disebut dengan Top 40.

Selanjutnya, Kepala Bappeda juga menyampaikan bahwa capaian ini merupakan capaian yang prestisius karena Kabupaten Bangka secara konsisten salama 6 tahun berturut-turut berhasil masuk dalam Top 99 kompetisi inovasi tingkat nasional. (Adv/rel)