Insert: Kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Agung Dhedi Dwi Handes. (Rudy).

Kasus Korupsi BPRS Muntok, Setelah 2 Terpidana, Kejari Kembali Tetapkan Tiga Tersangka

Hukum

Forumkeadilanbabel, MUNTOK, — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat kembali mengumumkan tiga tersangka baru terkait kasus korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Muntok, Rabu, (10/2/2021).

Ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni inisial IF (Staf Legal dan Remedial), JR (Staf Legal) serta RS (Mantan Kabag Marketing) dan penetapan terhitung Rabu, (10/2/2021).

Kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Agung Dhedi Dwi Handes, dalam keterangannya mengatakan, penetapan terhadap tiga tersangka ini karena perannya dalam kasus tersebut sangat signifikan.

“Karena peran tiga tersangka ini sangat signifikan dan sesuai hasil persidangan kemarin dalam pertimbangan majelis sudah sangat jelas ada pelanggaran SOP (Standar Operational Prosedur) dari BPRS Babel dan fasilitasi pembiayaan modal dan pembiayaan fiktif yang melanggar prinsip kehati-hatian,” ujar Agung dalam keterangannya saat jumpa pers dengan sejumlah awak media di ruang kantor Kejari Babar.

Kendati demikian kata Agung, pihaknya belum melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka. Sementara barang bukti masih sama terhadap dua orang yang susah ditetapkan sebagai terpidana yakni Mantan Kacab PT BPRS Cabang Muntok Kurnia Tia Hanum serta mantan Kabag Operasional, Metaliyana.

Seperti diketahui, kasus korupsi BPRS Cabang Muntok naik ke pengadilan setelah adanya bukti rekayasa program kegiatan fasilitas sarana dan alat bantu tangkap ikan antara Pemkab Babar dengan PT BPRS Cabang Muntok kurun 2012 – 2015. Bukti lain juga adanya penyalahgunaan praktik penyaluran pembiayaan yang melanggar prinsip kehati-hatian di PT BPRS Babel Cabang Muntok semenjak tahun 2016-2018. (Rudy)