Jumli Jamaluddin Sayangkan Banyaknya Fasilitas Publik Dirusak dan Raib

Lokal

Fasilitas publik yang telah disediakan oleh pemerintah untuk kepentingan publik atau umum adalah merupakan barang publik dan jasa publik yang didanai dari uang negara baik yang bersunber dari APBD atau APBN.

Dari berbagai informasi masyarakat dan fakta dilapangan diketahui ada banyak beberapa fasilitas publik yang telah terpasang menjadi rusak dan raib karena diduga tindakan usil dari oknum warga masyarakat, sehingga fasilitas publik tersebut juga hilang fungsinya.

Hal tersebut menjadi sorotan dari Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin.

Dikatakan Jumli kepada media ini (Sabtu, 19/12), Pemerintah Daerah di Bangka Belitung sebetulnya telah menyediakan fasilitas publik untuk bermanfaat bagi masyarakat. Baik berupa barang publik maupun jasa publik. Tidak hanya di Kabupaten namun juga di Pangkalpinang.

BACA JUGA :  JMSI Babel Terima Piagam Dedikasi Pada Rakorsus Pengurus Pusat

Dikatakannya, salah satu contoh yang terjadi di Kota Pangkalpinang misalnya, di tengah Pemerintah Kota Pangkalpinang secara giat saat ini telah berupaya meningkatkan pembangunan di berbagai sektor di Kota Pangkalpinang. Tidak terkecuali termasuk giat mempercantik maupun memperindah wajah Kota Pangkalpinang dengan dilengkapi berbagai fasilitas umum di ibukota provinsi Bangka Belitung. Bahkan giat menarik investor baik dari dalam maupun dari luar Bangka Belitung.

“Tentunya ini merupakan upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang meningkatkan kemajuan pariwisata kota agar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik lokal, regional maupun wisatawan luar negeri. Hal ini sudah pasti akan pula berdampak bagi perkembangan ekonomi masyarakat termasuk para pedagang berbagai aneka kuliner dan sebagainya. Terlebih disaat kondisi dampak pandemi covid saat ini jelas sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang sudah terpuruk secara ekonomi,” sebut Jumli.

BACA JUGA :  Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Begini Ajakan Bupati Mulkan

Dia mengungkapkan, sebut saja misalnya, lampu jalan yang bertenaga surya yang dipasang dibeberapa titik di Kota Pangkalpinang diduga banyak dirusak dan raib karena diduga ulah oknum warga masyarakat yang usil. Padahal fasilitas tersebut untuk menerangi lingkungan taman dan jalannya yang sangat bermanfaat untuk mendukung penerangan keindahan suasana malam.

“Ini sangat disayangkan sampai terjadi, sebab itu hendaknya warga masyarakat dapat menjaga fasilitas publik yang sudah tersedia”, sesal Jumli.

Dirinya berharap, hendaknya berbagai fasilitas umum yang telah disediakan oleh pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut harus diikuti kesadaran warga masyarakat untuk menjaganya termasuk tidak merusak atau hilang fasilitas yang sudah terpasang.

“Diharapkan warga masyarakat ikut berperan menjaga fasilitas publik yang sudah dibangun pemerintah”, harap Jumli.

BACA JUGA :  Koramil 413-09/Pangkalan baru bersama Polsek Namang Pantau Giat Vaksin Anak Usia 6 Sampai 12 Tahun

Ditambahkan Jumli yang juga Ketua Pokdar Kamtibmas Resor Pangkalpinang ini, bahwa proaktif dan peran warga sangat dibutuhkan untuk melapor maupun memberikan informasi terkait fasilitas publik yang rusak dan raib yang ada diwilayahnya masing-masing kepada pemerintah terkait.

“Selain itu perlunya pengawasan dan pemantauan secara berkala dari pihak-pihak terkait yang berkompeten, sehingga fasilitas publik dapat terkontrol secara baik,” pungkasnya.(yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.