Gegara Hutang Wortel Rp 3,3 Juta Bersiteru Dari PN Hingga Mahkamah

Lokal
Caption: Kuasa Hukum Karsono Bong alias Bong Kim, Nini Vandawati, SH. (Rudy)

Forumkeadilanbabel.com, MUNTOK, — Pengadilan Negeri (PN) Muntok tak berwenang mengadili perkara perdata antara Sutrisno alias Aming Vs Karsono Bong alias Bong Kim dan membatalkan putusan Nomor 3./Pdt.g/2020/PN.Mtk, soal Wan Prestasi pada sidang sebelumnya.

Hal ini tertuang dalam amar putusan yang dibacakan dalam sidang perkara Wan Prestasi (Verzet) antara Pelawan Karsono Bong alias Bong Kim dengan Terlawan Sutrisno alias Aming di PN Muntok, Selasa, (8/12/2020).

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Erica Mardaleni, SH, MH dengan Hakim Anggota Sapperijanto, SH, MH serta Listyo Arif Budiman, SH PN Muntok dalam amar putusannya tersebut menyatakan Pelawan dan Turut Pelawan dalam hal ini Karsono Bong alias Bong Kim dengan istrinya Sumiati adalah Pelawan yang benar. Pengadilan ini juga tidak berwenang mengadili Perkara Aquo No.3/Pdt.g/2020/PN.Mtk. Selanjutnya menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berwenang mengadili perkara Aquo. Kemudian membatalkan putusan No.3/Pdt.g/2020 serta terakhir membebankan biaya perkara kepada terlawan dalam hal ini Sutrisno alias Aming dahulu sebagai Penggugat.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Bangka Suport Pemda Revitalisasi Pasar Belinyu

Kuasa Hukum Karsono Bong alias Bongkim, Nini Vandawati, SH, menanggapi amar putusan ini mengaku lega. Dikatakannya, perlawanan (Verzet) ini muncul karena sebelumnya ada putusan Verstek dari pihak yang dulunya tergugat dan turut tergugat dalam hal ini Karsono Bong dan istrinya Sumiati.

“Putusan (Verstek) ini terjadi karena tidak dihadiri oleh pihak Karsono Bong dan Sumiati lantaran keduanya sudah tidak berdomisili di Muntok, Bangka Barat sehingga tadinya tidak ada perlawanan. Sehingga munculnya perlawanan belakangan diketahui ternyata bukti-bukti dan pengadilan menyatakan memang Pelawan ini adalah Pelawan yang benar. Itu dilihat dari domisili Pelawan ini yang sudah tidak di Muntok lagi dibuktikan dengan adanya saksi dari pihak kelurahan dan juga dari ketua RT,” ujar Nini kepada sejumlah wartawan usai sidang.

BACA JUGA :  Produk Olahan UMKM Babel Getas Tani, Ekspor 1 Ton Ke Negara Singapura

“Agenda sidang hari ini adalah Putusan Sidang Nomor 3./Pdt.g/2020, tentang Perkara Wanprestasi dan itu oleh majelis hakim tidak dapat diterima,” ujar Nini.

Nini menambahkan, persidangan ini bermula dari perkara jual beli wortel senilai Rp. 3.375.000 yang kemudian pada tahun 2017 dilaporkan Sutrisno alias Aming sebagai perbuatan pidana namun kenyataannya di pengadilan tidak terbukti. Sehingga kemudian upaya hukum berlanjut hingga sampai Kasasi. Tak puas sampai disitu Sutrisno alias Aming menggugat lagi Hingga kemudian terakhir di PN Muntok. (Rudy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.