Anggota DPRD Babel Sebut RAPBD 2021 Disusun dalam Kondisi Tekanan dan Ketidakpastian Akibat Pandemi

Lokal

PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengesahkan Raperda Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2021 menjadi Perda setelah disetujui oleh seluruh fraksi dengan beberapa catatan dan masukan. Pengesahan itu dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar hari ini, Kamis (26/11/2021).

Juru bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Babel, Ranto Sendhu mengatakan, RAPBD 2021 disusun dalam kondisi tekanan dan ketidakpastian yang tinggi
akibat pandemi Covid-19. Hal ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi baik di daerah maupun
nasional. Pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah kebijakan
luar biasa untuk menjaga dan memulihkan kondisi kesehatan, kesejahteraan masyarakat, dan dunia usaha.

“Dengan saling dukung dan kerjasama yang baik seluruh komponen di Bangka Belitung, dengan semangat gotong royong, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menentukan keberhasilan penanganan Covid-19 dan memberikan dampak
positif bagi pemulihan perekonomian di tahun 2021,” kata Ranto saat menyampaikan pandangan akhir fraksi.

BACA JUGA :  Diduga Terindikasi Korupsi, Jaksa Bidik Asuransi Kecelakaan di PT. Jasa Raharja, Pay: Jika Terbukti, Usut Tuntas

Berdasarkan pandangan dari Fraksi Partai Demokrat, dia menyebutkan, ada empat catatan strategis untuk ditindaklanjuti dan dijadikan masukan bagi pemprov terkait RAPBD ini.

Berikut empat catatan strategis yang dianggap perlu untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah :

1. Tak bisa dipungkiri dampak dari pandemi Covid-19 hingga saat ini terus terasa. Ekonomi menjadi sektor paling utama yang terdampak. Untuk itu, pemerintah daerah harus berfikir kreatif dan inovatif bagaimana memulihkan ekonomi dengan mencari sumber-sumber alternatif sektor PAD, masih perlu dilakukan terobosan-terobosan yang baru untuk meningkatkan pendapatan dari sektor ini, namun dengan tidak memberatkan masyarakat agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal meski dalam kondisi
pandemi.

2. Karena kita dalam kondisi tekanan yang tidak pasti akibat pandemi ini, Fraksi Partai Demokrat meminta pemerintah provinsi
memperhatikan betul agar melakukan inventarisir kegiatan yang tepat dan jelas manfaatnya bagi masyarakat dan menunda apabila kegiatan tersebut dalam skala prioritas yang tidak begitu penting.
Hal ini untuk menjaga agar pelayanan pemerintah yang berdampak
langsung terhadap masyarakat dapat terjaga. Kami mengharapkan di tahun 2021 nanti, terus dilakukan secara intensif pengendalian kas daerah agar tetap terjaga positif. Pemerintah provinsi juga harus selektif dalam merealisasikan
anggaran belanja sesuai sumber pendanaan. Selain itu, tahun depan usaha-usaha pemulihan ekonomi daerah secara bertahap harus ditangani secara serius.

BACA JUGA :  Buka Acara Adventure Offroad ManJa Bareng bersama IOF, Erzaldi: Jadilah Organisasi Yang Berdampak Untuk Masyarakat

3. Fraksi Partai Demokrat juga mengingatkan, peminjaman dana pihak
ketiga jangan sampai mengorbankan pendapatan para ASN kita, harus dihitung dengan cermat dan tepat, sehingga tunjangan seperti TPP tidak dipotong, karena masyarakat sedang dalam tekanan terpuruknya ekonomi. Sedangkan ASN adalah salah satunya yang mampu menjaga daya beli dimasyarakat agar tidak semakin rendah.

4. Pengelola cafe, warung makan, restoran, dan yang skala UMKM sangat berharap ada kebijakan daerah kabupaten/kota terhadap pajak restoran ditengah pandemi Covid-19. Fraksi Partai Demokrat meminta pemerintah daerah dapat mencarikan jalan keluar yang win-win solution terhadap penerapan pajak tersebut.

Sementara itu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Babel yang telah bekerja maksimal dalam mengkaji dan memproses RAPBD 2021 ini sehingga dapat disetujui.

BACA JUGA :  Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Begini Ajakan Bupati Mulkan

“Alhamdulillah setelah melalui proses pembahasan dari komisi-komisi dan badan anggaran telah memberikan persetujuan terhadap RAPBD Provinsi Babel tahun 2021, kami mengucapkan terima kasih atas apa yang telah disampaikan kepada kami, dan ada beberapa catatan nanti segera kami tindaklanjuti,” ucap Erzaldi.

“Semoga apa yang sudah kita buat bersama-sama ini dapat kita laksanakan secara tertib, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka setiap anggaran yang kita presentasikan, wajib kita pertanggungjawabkan secara terukur dan transparan,” pungkasnya. (ad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.