Soal Penghargaan, Penyebaran dan Penanganan Covid-19 di Babel

Lokal

Pangkalpinang, FKB — Di hari Jadi ke-20 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman
memberikan piagam penghargaan kepada pejuang terbaik dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Untuk kategori tenaga kesehatan diberikan kepada Sayang Permatasari, kategori tenaga non-kesehatan diberikan kepada Mikron Antariksa, kategori Relawan Simpul Babel diberikan kepada Ujang Supriyanto, kategori TNI diberikan kepada Pembantu Letnan Dua Novarito, dan untuk kategori Polri diberikan kepada Brigadir Satu Yayan Nugraha.

Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di sela-sela kegiatan rapat paripurna DPRD Babel, di ruang Paripurna gedung DPRD Babel, Sabtu (21/11/20) yang dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar; Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah; anggota DPRD dan DPD, para pejabat di jajaran Pemprov. Babel, Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Erzaldi menekankan sinergisitas untuk fokus mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Erzaldi Rosman mengatakan tantangan Covid-19 jangan membuat kita berjalan lambat namun, situasi ini menjadi lompatan besar untuk mewujudkan Provinsi Babel menjadi “Provinsi Teladan”

“Masa pandemi Covid-19 ini, kondisi ekonomi maupun sosial di Babel menjadi tantangan terbesar kita. Sebelumnya, kondisi pertumbuhan ekonomi Babel terus meningkat namun, di tahun 2020  mengalami kontraksi yang cukup dalam. Situasi ini tidak hanya melanda Bangka Belitung tapi ini menjadi kondisi yang dialami seluruh dunia,” ujarnya.

Mikron Antariksa usai menerima piagam penghargaan. Foto: Net

Sementara itu, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Bangka Belitung,  Mikron Antariksa dengan mengenakan pakaian adat Melayu yang dipadukan kopiah songket, menerima piagam penghargaan tersebut dengan sumringah.

BACA JUGA :  Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Begini Ajakan Bupati Mulkan

Mikron mengatakan, penghargaan ini sebagai perhatian pemerintah terhadap dedikasi mereka selama ini menangani Covid-19.

“Penghargaan ini diberikan pemerintah provinsi dan DPRD, merupakan suatu kehormatan bagi kami. Ini akan menggugah semangat dalam memberikan dedikasi terhadap pencegahan Covid- 19,” kata Mikron, di Kantor DPRD Babel, Sabtu (21/11/20).

Terpisah, Ujang Supriyanto, selaku penerima piagam penghargaan dalam kategori relawan. Sebagai Ketua Simpul Babel, Ujang Supriyanto memberikan apresiasinya. Meski demikian esensi dari sebuah penghargaan pada dasarnya bukan sebagai akhir cerita dari sebuah perjalanan hidup.

“Terima kasih kepada panitia HUT ke-20 Provinsi Babel yang telah berkenan memberikan penghargaan kepada kami atas kerja kemanusiaan selama ini, dan penghargaan ini merupakan kado istimewa buat kami pribadi dan semua Relawan Simpul Babel serta semua Relawan Covid-19,” ungkapnya.

Piagam penghargaan Ujang Supriyanto dari Gubernur Babel. Foto: Ist

Ujang mengatakan, penghargaan adalah simbol bahwa kita telah berbuat sesuatu yang lebih baik dan menjadikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

“Penghargaan salah satu bentuk sarana untuk memotivasi diri, agar di hari berikutnya bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Penghargaan dapat mengingatkan orang untuk senantiasa menghargai orang lain dalam bentuk apapun. Di balik kesuksesan kita tentu selalu ada jasa orang lain yang sangat perlu dihargai, walau terkadang ada juga orang yang melupakan,” katanya.

Masih kata Ujang, bagi sebagian orang menganggap bahwa prestasi adalah sebagai suatu bentuk keberhasilan dan akhir dari suatu cerita. Mereka merasa hal itu adalah sesuatu yang pantas ia terima, karena jerih payah dan usahanya. Sehingga mereka merasa dirinya sajalah yang bisa berbuat seperti itu. Akhirnya ia terlena dan tertidur nyenyak tanpa mempedulikan orang lain. Pada akhirnya tidak tertutup kemungkinan ia akan berdiri dengan kesombongan dan keangkuhannya. Harkat dan martabatnya lenyap, rasa kepedulian terhadap sesama sirna dan di ujung perjalanan hidupnya ia mati membawa kesombongan dan keangkuhannya.

BACA JUGA :  JMSI Babel Terima Piagam Dedikasi Pada Rakorsus Pengurus Pusat

“Akhirnya, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang sombong karena keberhasilan kita dan dapat menghargai orang lain dengan ketulusan dan kebesaran jiwa,” tutupnya.

Sementara itu, angka kasus terpapar positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus mengalami peningkatan. Seperti yang terdata pada Kamis (19/11/20) dilaporkan sebanyak 23 orang dari lima daerah kembali dipastikan positif Corona.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno mengatakan, dari jumlah tersebut 7 orang dari Pangkalpinang, 2 orang dari Kabupaten Bangka dan Bangka Barat (Babar), 3 orang dari Bangka Tengah (Bateng) dan 9 orang dari Belitung.

“Hari ini bertambah 23 kasus. Jadi total ada 855 kasus konfirmasi Covid-19 di Babel,” ujar Andi Budi.

ABP sapaan akrab Andi Budi Prayitno ini mengatakan, 7 orang dari Pangkalpinang 6 diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dan merupakan klaster perkantoran.

Masih kata ABP, 2 orang dari Babar yakni Mrs. R (26), Mrs. IA (38) yang memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. Kabupaten Bangka Mrs. AL (22) dan Mrs. SS (22) yang merupakan transmisi lokal.

Lalu, 9 orang dari Belitung Mr. NH (44), Mr. JS (58), Mrs. AM (25), Mrs. H (59), Mrs. ES (32), Mrs. SM (31), Mrs. KY (61), Mrs. MK (66) dan Mrs. Y (33) yang merupakan penyebaran transmisi lokal.

BACA JUGA :  Pemberlakukan Harga Minyak Goreng Rp. 14.000/Lt, Disperindag Babel Temukan 4 Ritel Lokal Belum Patuh

“Untuk Kabupaten Bateng yakni, Mr. SL (44), Mrs. ES (35) dan Mrs. HH (37) yang juga merupakan transmisi lokal,” terangnya.

Selain ada penambahan kasus, satu orang asal Kabupaten Belitung inisial H (69) juga dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.

“Jadi hingga hari ini total 720 orang telah dinyatakan sembuh, 124 orang menjalani perawatan dan sebelas orang meninggal dunia,” tukas ABP.

Dengan masih banyaknya penyebaran Covid-19, tim Satgas dan Kesehatan akan terus berusaha keras menanganinya.

“Ini menjadi kerja keras kami semua tim relawan dan kesehatan lainya kami harapkan menjadi doa kita supaya corona segera berlalu. Kami sangat berharap seluruh masyarakat dapat ikut serta dalam penanganan virus corona ini,” ujar Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Bangka Belitung,  Mikron Antariksa.

Lantas bagaimana dengan persiapan vaksinasi Covid-19? Mikron mengatakan, Satgas Covid-19 Babel sedang dalam proses persiapan.

“Secara kongkrit Desember hingga Januari ini vaksin sudah datang ke Bangka, pemerintah memberikan vaksin komponenya sudah ditentukan sebanyak 1.100.000 target akan berikan vaksin dengan gratis,” ungkap Mikron.

Disinggung soal Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel ini,  jika hal tersebut  merupakan peringatan bagi kepala daerah dan pembuat aturan untuk disiplin dalam penegakan protokol kesehatan.

“Itu salah satu bentuk ketegasan, kita membuat aturan harus menegakkanya, artinya dalam sidang paripurna sekarang sudah masuk dalam masa pembahasan untuk Peraturan Daerah (Perda) penanganan Covid-19 di Babel, kami rasa kita harus mematuhi aturan nantinya,”  tandasnya.(rom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.