Target PBB-P2 Kabupaten Bangka, Tahun 2020 Terpenuhi Capai 100%

Lokal
Kasubid Penagihan dan Piutang Pajak Daerah BPPKAD Kabupaten Bangka Adi Muslih, menjelaskan pencapaian target dengan Bupati Bangka Mulkan dan Wabup Syahbudin. 
Sungailiat FKB — Sampai saat ini realisasi penerimaan pajak daerah, khususnya PBB telah mencapai Rp.7.150.022.656 atau 101,9% dari target sebesar Rp.7.016.866.816.

Besarnya realisasi penerimaan ini akan terus bertambah sampai akhir tahun 2020. Dengan begitu tahun 2020, target 100% sudah terpenuhi, bahkan lebih.
Hal itu ditegaskan Kasubid Penagihan dan Piutang Pajak Daerah BPPKAD Kab. Bangka Adi Muslih, Sabtu (14/11/2020) diruang kerjanya.

Dijelaskan Adi, pada tahun 2020 penerimaan atau Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) telah mencapai target 100% lebih. Meski  masih ada masyarakat khususnya wajib pajak yang belum membayar. Tentunya  nanti dikenakan denda 2% karena batas tanggal jatuh sudah berakhir 31 Oktober 2020,
“Saya merasa bersyukur karena realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2020 lebih besar bila dibandingkan dengan realisasi 2019 yaitu sebesar Rp.7..147.699.200 atau 101,86%. Apalagi tahun ini perjuanganya lebih berat dikarenakan adanya wabah corona covid-19, ” tuturnya.

Menurut Adi keberhasilan pencapaian target 100%
berkat dukungan dari pak Bupati Bangka, dan seluruh jajaran yang ada di BPPKAD Bangka sehingga realisasi PBB bisa mencapai target 100%. Diharapkan, dengan kembalinya penerimaan 100% realisasi PBB-P2 ini. Kedepanya seluruh pihak dari mulai unsur pimpinan, staff BPPKAD Bangka dan juru punggut yang ada dilapangan harus tetap bekerjasama dan selalu kompak dalam menjalankan tugasnya.
“Tantangan tahun depan lebih berat lagi dan dibutuhkan  kebersamaan. Harus bisa merangkul semua pihak, baik itu masyarakat khususnya terhadap Wajib Pajak PBB serta Pemerintahan kecamatan, kelurahaan serta desa,” ujarnya.

Ditambahkan Adi, bahwa layanan penerimaan pembayaran PBB-P2 melalui Mobil Mas Jempol, bekerjasama dengan Mobil Kas keliling Bank Sumsel Babel akan dilanjutkan kembali pada tahun 202,
“Karena bisa membantu masyarakat membayar PBB-P2 bagi yang ada di desa-desa maupun kelurahan yang ada di 8 kecamatan di kabupaten Bangka, ” tandasnya. (heru sudrajat)
BACA JUGA :  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Buka Fun Game Asakkawa Basketball Academy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.