Cegah Penyebaran Covid-19, Amri Cahyadi Minta Sekwan Lakukan Tracking Kepada Para Anggota dan Staf DPRD Babel

Lokal

Pangkalpinang, FKB – Plt Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(Babel), Amri Cahyadi meminta Sekretaris DPRD untuk melakukan tracking kepada para anggota dewan dan para staf nya yang pernah melakukan kontak kepada Anggota Dewan inisial MY yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk dilakukan isolasi mandiri, kemudian di cek kesehatan mereka,” kata Amri kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Rabu (7/10).

Terkait agenda rapat paripurna siang ini, ditegaskan dia, akan tetap dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan.

“Yang pertama, kami sudah cek, anggota dewan kita yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut sudah lebih satu minggu tidak ke kantor, beliau (MY) sudah melakukan isolasi mandiri,” terangnya.

“Kemudian yang kedua, kita sudah semprot disinfektan di ruangan kantor kita, berikutnya, tatib (tata tertib-red) kita sudah direvisi kemarin yang mengakomodir kehadiran lewat virtual sehingga kuorum bisa tercapai,” sambungnya.

BACA JUGA :  Sekda Naziarto Akui Tak Tahu Menahu Soal Penggunaan Dana Pinjaman SMI

Lebih lanjut menurut dia, agenda rapat paripurna hari ini sangat penting sehingga harus tetap dilaksanakan.

“Yang pertama, rapat paripurna tersebut akan mengesahkan Raperda Retribusi Jasa, Raperda ini salah satu aturan untuk meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai dengan akhir Desember ini,” jelasnya.

“Yang kedua, pembahasan, penyampaian Raperda Penanganan Covid-19, meningkatkan status pergub (peraturan gubernur-red) yang ada tentang disiplin protokol kesehatan ditingkatkan menjadi perda,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris DPRD Babel, Syaifuddin mengungkapkan, pihaknya telah melakukan tracking dan penyemprotan di beberapa ruangan kantor DPRD.

“Beberapa ruangan sudah kita semprot dengan cairan disinfektan, kemudian kawan-kawan yang kontak khusunya notulen sudah di rapid tes dan hasilnya non reaktif, sementara untuk anghota dewan lain yang sama sama dengan beliau untuk melakukan rapid tes juga, karena mereka masih DL dan hari ini baru kembali,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemkot Pangkalpinang Terus Berkomitmen Membangun Keterbukaan Informasi Publik

Syaifuddin menambahkan, dengan adanya kasus anggota dewan terkonfirmasi Covid-19 aktivitas di DPRD tetap dilaksanakan termasuk rapat Paripurna yang ingin dilaksanakan bersama Pemerintah Provinsi Babel, pada pukul 13.00 WIB.

“Tetap dilaksanakan, karena sudah terjadwal dan telah di Banmuskan. Tetapi kita melihat apakah nanti jumlah anggota dewan yang hadir mencukupi korum. Bila tidak bisa ditunda, dari jumlah 40 anggota DPRD minimal 27 harus hadir,” pungkasnya. (Ad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.