Kades Air Saga Sesalkan Pengusaha Kavling Diduga Lakukan Transaksi Jual Beli Lahan Perkuburan di Kawasan Hutan

Lokal

Tanjung Pandan, FKB – Dalam rangka menindak lanjuti informasi terkait adanya dugaan jual beli lahan tidur di kawasan hutan produksi (HP) di wilayah pemerintahan Desa Air Saga.

Kades Air Saga, Pj Saman dan Perangkat Desa serta Ketua BPD beserta masyarakat baru baru ini melakukan pengecekan ke lokasi kawasan HP yang kabarnya sedang di sodok dengan menggunakan alat berat.

Dari hasil peninjauan tersebut ditemukan banyaknya kuburan peninggalan peradaban yang rusak hingga perusakan lahan yang menggunakan alat berat.

“Padahal lahan kuburan tersebut berada di kawasan hutan produksi (HP), luasnya diperkirakan 10,5 hektar yang seharusnya tidak boleh dilakukan proses jual beli. Apa lagi di situ ada unsur perusakan yang dilakukan oknum tertentu (masyarakat),” ungkap Pj Kades Saman, saat dikonfirmasi oleh wartawan, kemarin.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Tekankan Tenaga Ahli Tingkatkan Kinerja dan Bantu Fungsi Tugas Kelembagaan 

 

Adapun lokasi yang diduga dijadikan transaksi jual beli itu kata Saman, adalah lahan perkuburan (engkol) yang terletak rt 27 rw12. di Jalan Air Ranggong Dusun Air Serkuk Desa Air Saga.

“Saat ini lahan tersebut dilakukan untuk pembukaan lahan kapling, yang masyarakat jual kepada pengusaha, membeli berdasarkan kwitansi jual beli,” tandasnya.

Saman sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Menurutnya seharusnya pengusaha dalam melakukan pengembangan permukiman harus memiliki nilai-nilai nurani yang dapat menjaga sikap menciderai rasa kehidupan manusiawi.

“Bukan justru sebaliknya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, FKB masih dalam upaya konfirmasi ke pihak terkait lainnya.(novri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.