Berjalan di Antara Lantai dan Dinding Retak Gedung Kolam Renang Bertaraf Internasional, Begini Ungkapan Ketua DPRD Bateng

Lokal
Saat Ketua DPRD Bateng, Mehoa sidak ke kolam renang bertaraf international di Desa Beluluk Kec. Pangkalanbaru. Tampak selasar kolam renang patah terbelah. Rabu (9/9/20)

Pangkalpinang, FKB — Diiringi beberapa wartawan, Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa berjalan menyusuri setiap sudut gedung kolam renang yang menjadi venue aquatic Porprov Babel 2018.

Kedatangan politisi wanita sekaligus pentolan PDIP Bangka Tengah tersebut merespon pemberitaan beberapa media daring terkait kondisi memprihatinkan gedung kolam renang Desa Beluluk yang telah menghabiskan dana sebesar Rp 44 miliyar lebih, termasuk sekitar 25 persen PAD Bangka Tengah yang hanya Rp 80 miliyar.

Ekspresi keprihatinan diperlihatkan oleh perempuan pertama yang memimpin DPRD Bangka Tengah tersebut, ada pemandangan menarik dalam rekaman lensa para media yang mengabadikan sidak Mehoa tersebut. Saat Mehoa terlihat sedih berjalan di antara pemandangan dinding dan lantai yang retak-retak. Sesekali Mehoa menunjuk pecahan-pecahan dan tembok retak sembari bertanya dengan petugas penjaga gedung.

BACA JUGA :  Buka Acara Adventure Offroad ManJa Bareng bersama IOF, Erzaldi: Jadilah Organisasi Yang Berdampak Untuk Masyarakat

“Dari mana pun sumber dana nya, ini adalah uang rakyat. Sedih dan prihatin kita melihat kondisinya yang seperti ini,” tutur Mehoa emosional.

Mehoa melihat langsung beberapa bagian dinding gedung yang retak dan dipoles seadanya agar tak terlihat. Namun kondisi retakan dinding tetap terlihat. Mehoa pun sempat menggeleng-gelengkan kepala melihat tepian bawah dinding pagar kolam renang yang pacah dan rontok, bahkan bersela jarak dari lantai sekitar 4 cm. Belum lagi lantai bergelombang dan retak bermeter-meter seperti litah kilat.

Mehoa mengatakan bahwa seharusnya ini tidak dipaksakan. menurutnya banyak hal yang lebih prioritas yang lebih bermanfaat untuk penggunaan dana yang sudah mencapai puluhan miliyar tersebut.

BACA JUGA :  Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Begini Ajakan Bupati Mulkan

“Memangnya berapa banyak sih atlit yang berhasil kita kirim ke PON, berapa banyak atlet yang berenang dan berlatih di sini. Coba lihat sektor yang lain yang mungkin lebih penting seperti pendidikan. Dari pada menghamburkan dana untuk pembangunan yang seperti ini,” ujar Mehoa sambil melihat kepingan keramik tepi kolam yang merekah dan pecah.

Tak ada yang lolos dari pantauannya, tak terkecuali ruang ganti dan kamar kecil yang didapatinya kotor dan tidak layak. Ekpresi politisi yang aktif bersosial media ini pun dituangkannya dalam sebuah status insta story. “Saya kaget sedih dan prihatin melihat kondisi kolam renang ini” tulis Mehoa di statusnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.