Komisi III DPRD Babel sebut Pro Kontra Pembangunan Jembatan Batera adalah Hal yang Wajar

Lokal

Pangkalpinang, FKB – Rencana pembangunan Jembatan Bangka – Sumatera (Batera) dengan panjang 13,5 km saat ini sudah masuk studi kelayakan 2021 dan masuk dalam program nasional oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Azwari Helmy usai bertemu Menteri PPN/Bappenas bersama anggota DPRD lainnya beberapa waktu lalu.

“Menteri sendiri yang menyampaikan saat kami bertemu di Belitung, dan tentunya kabar ini luar biasa untuk menopang perekonomian di Babel agar lebih bisa berputar terutama dalam hal pembangunan,” kata Helmy kepada wartawan, Minggu (6/9).

Helmy menuturkan, saat ini pemerintah pusat sedang memikirkan anggaran pembiayaan untuk pembangunan jembatan tersebut apalagi pemerintah pusat sedang fokus pada penanganan Covid-19 yang sudah memukul perekonomian nasional.

BACA JUGA :  Koramil 413-09/Pangkalan baru bersama Polsek Namang Pantau Giat Vaksin Anak Usia 6 Sampai 12 Tahun

“Kalaupun nanti ada pro dan kontra, itu merupakan hal yang wajar, karena cara pandang orang yang berbeda-beda, tetapi kita harus berpikir positif dan rasional untuk pembangunan dan kemajuan Provinsi Babel,” ujarnya.

Menurut Politikus PPP ini, jika pembangunan Jembatan Batera ini nantinya betul-betul terealisasi, maka kemungkinan kebutuhan bahan pokok  di Babel akan lebih murah karena melalui jalur darat dan dapat ditempuh hanya beberapa jam saja,” ulasnya.

“Kalau biasanya bahan pokok yang masuk dari Pulau Jawa ke Babel ini kan mahal, apabila jembatan ini tersambung dengan Sumatera, maka kebutuhan pokok akan lebih murah, dan dapat dilewati siang dan malam,” tandasnya. (Ad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.