Kisruh Menangkan Perusahaan SBU Mati Dalam Lelang Proyek, Ini Kata Kadis PUPR Babar

Lokal

Forumkeadilan.com, MUNTOK,– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Barat, Suharli menyebut keputusan memenangkan CV Mahadinata dalam lelang proyek yang dilaporkan memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) mati, hal itu masih di ranah Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP). Pihaknya kata Suharli menunggu dokumen fisik sebagai alat bukti guna mengecek kebenarannya bukan dokumen elektronik.

Kepada Forumkeadilanbabel.com, (4/8/2020), Suharli mengatakan, pihaknya sejauh ini belum tahu apakah masa sanggah yang diberikan untuk paket lelang ini sudah selesai atau belum.

“Nah setelah mereka habis masa sanggah diserahkan ke kami terutama ke PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), PPK kemudian neliti lagi dan apabila PPK menemukan ada keraguan, PPK kemudian berhak minta konfirmasi kembali,” ujar Suharli.

Karena itu Suharli berharap kesempatan yang diberikan dalam masa sanggah nanti supaya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta lelang yang merasa tidak puas.

“Masa sanggah kesempatan untuk melakukan klarifikasi. Diberi waktu sampai 5 hari. Tapi kita tidak tahulah rekanan dia langsung ke pihak-pihak lain, media. Padahal sudah dialokasikan media untuk sanggah menyanggah kalau tidak ada kepuasan,” kata Suharli.

Kendati demikian Suharli tetap menyerahkan masalah ini ke pihak-pihak yang merasa tidak puas dalam masa sanggah tersebut.

“Tergantung masing-masing merekalah,mau disanggah secara elektronik, disanggah secara media wajiblah kita jawab. Masukan dari masyarakat siapapun dalam hal ini walaupun bukan dalam proses lelang tapi pengaduan. Semua harus kita tanggapi dak bisa kita ngelak sebatas masih dalam hubungan pekerjaan, ” tutup Suharli.

Seperti diketahui, lelang proyek pembangunan talud Jebu Laut Desa Kelabat Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat Provinsi Bangka Belitung diduga sarat KKN.
Pasalnya, Pokja Pemilihan III UKBPJ Babar diduga melakukan kesalahan fatal dengan berani memenangkan perusahaan yakni CV Mahadinata yang memiliki SBU yang sudah mati. (Rudy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.