Anggota DPRD Babel Aksan Visyawan Minta Aparat Penegak Hukum Agar Terus Fokus Berjuang Melawan Peredaran Narkotika di Babel

Lokal

PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Aksan Visyawan menyoroti peredaran narkotika jenis sabu seberat 200 kg yang baru-baru ini berhasil diungkap Polda Babel bersama Mabes Polri.

“Kita ikut prihatin, artinya selama ini membuktikan bahwa peredaran sabu itu terus menerus di Babel ini,” kata Aksan kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Kamis (30/7).

Menurut Politikus PKS ini, dalam menghadapi dan mengantisipasi peredaran narkotika ini, aparat penegak hukum harus lebih sigap, karena dampak dari narkotika ini dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.

“Oleh karenanya peredaran narkotika ini perlu kita telusuri sampai ke akar-akarnya, karena ini demi kelangsungan terus menerus, bukan cuma sampai disini,” ujarnya.

Aksan menilai, Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan sehingga dijadikan wilayah strategis dan potensial bagi para bandar untuk mengedarkan narkotika.

“Jadi saya pikir memang ini luar biasa, sampai terungkap 200 kg sabu, itu mahal sekali nilainya, dan itu menunjukkan tingkat konsumsi di Babel terindikasi sangat besar,” tuturnya.

Dengan demikian, ia meminta kepada aparat penegak hukum agar terus fokus berjuang melawan peredaran narkotika di wilayah Serumpun Sebalai ini.

“Saya minta aparat penegak hukum konsen sampai ke akar-akarnya, karena ini penting untuk masa depan kita untuk membangun, mensejahterakan masyarakat, dan ingat, narkotika ini adalah musuh kita bersama,” pungkasnya. (Ad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.