Home » Lokal » Suratnya Dituding buat Panik, Molen Justru Banjir Dukungan dari Warganet

Suratnya Dituding buat Panik, Molen Justru Banjir Dukungan dari Warganet

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang — Surat dukungan Walikota Pangkalpinang kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ternyata mendapat  dukungan dari sebagian masyarakat dan para netizen di media sosial. Dimana surat tersebut akhirnya menjadi dasar kebijakan Gubernur Babel dalam mengatasi penyebaran virus Corona di Provinsi Kepulauan Babel.

Meski awalnya Gubernur Babel sempat menyebut surat yang bocor di media sosial itu membuat resah dan kepanikan masyarakat Babel namun akhirnya justru pihak Pemrov Kepulauan Babel menyelenggarakan rapat koordinasi dadakan di kantor Gubernur Babel atas dasar surat tersebut. Kamis,(25/3).

Penomena ini ternyata memunculkan beragam komentar di masyarakat dan netizen di dunia maya.

“Kelak mun Molen ngirim surat ke presiden langsung lah tersinggung pulik, Kata e ngapa dak ke gub dulu,. Sudahlah jangan takut kalah populer klo memang berkerja utk rakyat.. masalah e rakyat dak melihat ka begawe,” tulis Iwan Prahara di status facebooknya, Kamis (26/3).

Selanjutnya komentar lain dari warga net juga menyebutkan jika yang buat ricuh hanya yang tidak senang dengan Walikota.

“Biase lah, taulah takut kalah saing maju terus pak wali masyarakat mendukung mantap,” sebut Jamalayah Nolla Adibah

“Sukses trus pak molen kami menanti gebrakan pak Molen untuk kota Pangkalpinang,” tulis Hendera One di grup Facebook Forum jual beli Bangka Belitung Online.

Berdasarkan penelusuran di media sosial, sebagian besar masyarakat sangat menyayangkan sikap Gubernur Babel yang terkesan panik menanggapi surat Walikota Pangkalpinang dan ditambah para pendukung dan simpatisannya yang justru terkesan membuat masalah sehingga menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Hal ini membuat sebagian masyarakat ataupun netizen menganggap pernyataan Gubernur Babel terhadap surat dukungan Walikota Pangkalpinang untuk menutup pintu masuk laut dan udara dalam rangka mengatasi penyebaran virus Corona di Babel membuat masyarakat panik justru menjadi viral di media sosial. (yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *