Home » Lokal » Warga dari Daerah Zona Merah Penyebaran Covid-19 jika Masuk ke Pulau Bangka akan Didata

Warga dari Daerah Zona Merah Penyebaran Covid-19 jika Masuk ke Pulau Bangka akan Didata

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Pemerintah kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan kota Pangkalpinang akan mendata warga yang baru datang ke Bangka dari daerah yang ditetapkan zona merah penyebaran virus Corona (pendemik). Mereka akan didata dan dipantau apakah terpapar virus Corona.

Tidak hanya warga kota Pangkalpinang tapi warga pulau Bangka baik pelajar dan mahasiswa asal Babel yang sekolah di daerah zona merah penyebaran virus Corona akan diperiksa dengan alat scanner suhu tubuh dan semprot desinfektan sebelumnya pintu keluar bandara Depati Amir dan pelabuhan Pangkal balam.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan kota Pangkalpinang Dr. Mgs. Hakim saat ditemui di halaman kantor Walikota Pangkalpinang saat memimpin apel tim gugus tugas pencegahan penyebaran virus Corona di 42 Kelurahan sekota Pangkalpinang. Rabu,(25/3) pagi.

Menututnya, pihaknya sudah menyiapkan petugas medis disetiap pintu masuk ke bangka agar bisa diperiksa dengan secara sesama agar tidak terjadi penyebaran virus Corona dikota Pangkalpinang maupun di pulau Bangka khususnya.

“Setiap orang yang datang, baik warga,pelajar dan mahasiswa yang baru pulang dari daerah zona merah penyebaran virus Corona akan kami data dan dicatat agar bisa dipantau,” ungkapnya

Tidak hanya itu saja kepala Dinas Kesehatan kota Pangkalpinang juga menegaskan jika ada dugaan kuat terpapar virus Corona maka akan langsung dikirim ke rumah sakit umum untuk diisolasi agar tidak terjadi penyebaran virus Corona dikota Pangkalpinang maupun pulau Bangka.

“Kami akan pantau terus baik dengan scanner suhu tubuh dan disemprotkan desinfektan agar kuman corona bisa mati dan tidak membahayakan kesehatannya dan tidak menyebar luas,” tegasnya.

Dr. Mgs. Hakim menyebutkan hingga saat ini di pulau Bangka belum ada satupun pasien yang positif terpapar virus Corona. Saat ini baru ada orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan saja.

“Semoga pulau Bangka bebas dari penyebaran virus Corona, jika ada satu saja yang positif akan memberikan dampak negatif bagi pulau Bangka,” pungkasnya.(yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *