Bangka Ditetapkan Darurat Tertentu Wabah Virus Corona (Covid-19)

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Status Kabupaten Bangka ditetapkan keadaan darurat tertentu virus corona (covid-19). Hal itu berdasarkan hasil rapat tim penanganan wabah penyakit virus corona. DanĀ sesuai intruksi bupati dengan SK Nomor: 188.45/495/Dinkes/2020. Hal itu ditegaskan Bupati Bangka, Mulkan.SH.MH, Selasa (17/03/2020) dalam jumpa persĀ di ruang rapat Bangka Setara Setda Bangka.

Dalam keterangannya, bupati Bangka menyebutkan ada 8 point intruksi dalam penanganan virus corona (covid-19).
Yang pertama (1) Mengatur secara terbatas kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Seperti apel bersama setiap Senin, coffe morning, rapat-rapat besar, acara-acara yang dihadiri lintas daerah propvinsi, bahkan negara.
Kedua (2) Mengatur secara terbatas perjalanan dinas luar. Tiga (3) mengatur secara terbatas kedatangan tamu pemerintah daerah ke kabupaten Bangka. Kemudian keempat (4) Mengalihkan pelayanan kesehatan luar gedung. Seperti penyuluhan kelompok, posyandu, posbindu, posyandu lansia, dan pelayanan sejenis yang diselengkarakan puskesmas. Perubahaan penyelenggaraan pelayanan luar gedung dipuskesmas, akan diatur secara teknis oleh puskesmas serta dinas kesehatan.

BACA JUGA :  Bangka Tengah Raih Juara Umum MTQH X Tingkat Provinsi Babel

Kelima (5) Menetapkan kegiatan belajar dirumah bagi sekolah Paud, TK, SD, dan SMP terhitung mulai 18 Maret sampai dengan 1 April 2020. Kemudian sekolah yang berada dibawah naungan kementrian agama dapat menyesuaikan.
Keenam (6) Pengurus tempat ibadah dan fasilitas umum, agar melakukan sterillisasi dengan menggunakan disentektan untuk disemprotkan kekran wudhu, gagang pintu, sekaklar lampu, meja, kursi, mimbar, pegangan tangga rumah ibadah dan tempat berisiko. Yang ketuju (7) Menghentikan sementara penggunaan absensi finger print.
Dan kedelapan (8) Pemdes mengalokasikan dana desa untuk pencegahaan penyebaran luasan virus corona (covid-19). (heru sudrajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.