Rio Setiadi Sesalkan Kurangnya Sosialisasi dan Pengawasan Pemkot, Banyak RTH digunakan untuk Kavlingan Siap Bangun

Lokal

Pangkalpinang, Forumkeadilanbabel.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pangkalpinang sangat menyayangkan banyaknya ruang terbuka hijau dikota Pangkalpinang yang dibangun oleh masyarakat. Menurutnya, hal ini terjadi kerena kurangnya sosialisasi pemerintah kota Pangkalpinang dan pengawasannya. Selasa,(3/3) di gedung DPRD  kota Pangkalpinang

Hal ini diungkapkan oleh komisi II  DPRD kota Pangkalpinang Rio Septiadi, Dikatakan Rio kawasan Tua Tunu itu 80 persen masuk dalam ruang terbuka hijau (RTH) tapi nyatanya sekarang banyak pembangunan rumah subsidi

“Seharusnya, RTH tidak boleh dibangun, namun faktanya banyak bangunan didirikan masyarakat, hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi pemerintah kota Pangkalpinang kepada masyarakat,” sebutnya.

Tidah hanya itu banyaknya kavlingan siap bangun yang diperjualbelikan oleh masyarakat Tua Tunu dan Jerambah Gantung ini seharusnya tidak boleh diizinkan kecuali untuk lahan pertanian.

BACA JUGA :  TNI AL Lanal Babel Kembali Laksanakan Serbuan Vaksinasi ke Mts Al Istiqomah

“Sekarang banyak RTH digunakan untuk kavlingan siap bangun, seharusnya tidak boleh. RTH hanya bisa digunakan untuk lahan pertanian,” tegas politisi partai keadilan sejahtera kota Pangkalpinang kepada awak media.

Berdasarkan hasil survei di lokasi yang didatanginya, tempat tersebut ternyata pemerintah kota Pangkalpinang kurang disosialisasikan kepada masyarakat bahwa RTH itu tidak boleh digunakan untuk membangun bangunan diatas

“Saya minta pemerintah kota Pangkalpinang melalui dinas terkait harus mensosialisasikan tentang RTH hanya bisa dimanfaatkan untuk perkebunan dan pertanian” ujarnya. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.