Terkait Kabar Penggusuran SD11 di Medsos, Ini Kata Kadis Dikbud Kota Pangkalpinang

Lokal

Pangkalpinang – Wacana Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menjadikan Sekolah Dasar Negeri(SDN) 11 di Jalan Irian kelurahan Gajah Mada kecamatan Rangkui kota Pangkalpinang menjadi Pasar sontak menuai kontroversi dari sejumlah wali murid.

Bentuk kontroversi tersebut dituangkan dalam salah satu video yang sempat ramai di media sosial.

Video berdurasi 0:39 menit tersebut menampilkan keceriaan siswa SDN 11 dengan status berbunyi “Mohon doa nya bunda demi masa depan pendidikan anak kami..smg Allah SWT senantiasa memberikan kita jalan dan mempermudah dalam melawan kezholiman ini..Aamiin yra” demikian tulisan yang di posting dalam akun Facebook atas nama Iin, Senin (24/2) kemarin.

Status akun Iin tersebut sontak mendapat berbagai komentar dari netizen salah satunya akun atas nama Supri Ogenk.
“Yang punya rencana mau gusur SD negeri 11 Pangkalpinang itu enggak ada otak alias enggak ada kerjaan, SD itu resmi, Pasar kaget itu ilegal, SD itu sejarah buat anak cucu kami, pendidikan itu yang utama bagi generasi penerus bangsa,” tulis akun Supri Ogenk di kolom komentar akun Facebook Iin.

BACA JUGA :  Rudianto Tjen Sebut Destar Depati Amir Layak Dipromosikan sebagai Oleh-oleh Khas Bangka

Terkait hal tersebut, forumkeadilanbabel.com akhirnya melakukan konfirmasi kepada kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Iwansyah.

Iwansyah justru menanyakan siapa yang mau menggusur SD 11 soalnya dirinya tidak pernah mengatakan akan menggusur.

“Siapa yang bilang nak (mau, red) digusur. Abang dak (tidak, red) pernah membuat statemen nak digusur,” sebut Kadis pendidikan dan kebudayaan kota Pangkalpinang. Selasa,(25/2)

Ia juga menjelaskan memang ada wacana dari dinas perindustrian untuk menjadikan SDN 11 sebagai pasar untuk menyelesaikan permasalahan pasar kaget yang ada di jalan Irian kelurahan Gajah Mada kecamatan Rangkui tapi dirinya tidak pernah mengatakan akan digusur.

“Itu baru wancana Pemkot. Kami Dikbud lum (belum, red) pernah membuat pernyataan apapun terkait rencana pembangunan pasar tsb,” pungkasnya.(yuko)

BACA JUGA :  Begini Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Peringati Maulid Nabi di Danau Pading

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.