Anggota DPRD Babel, Rina Tarol Minta PT Timah Cabut Izin Tambang di Tanjung Labu

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rina Tarol marah besar kepada PT. Timah Tbk akibat mengeluarkan surat ujicoba pertambangan di daerah pulau kecil Tanjung Labu Kabupaten Bangka Selatan. Jumat,(31/1) di ruang rapat komisi 3 DPRD Babel.

Rina Tarol menegaskan bahwa PT.Timah tidak boleh mengeluarkan surat perintah kerja kepada mitranya karena itu masuk dalam pulau kecil di Babel.

“Saya harap PT. Timah Tbk mencabut izin tambang yang dikeluarkan di Tanjung Labu Kabupaten Bangka Selatan, jika surat izin ujicoba tambang mau dikeluarkan, ini adalah cara baru untuk menambang,” tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada pimpinan di Kabupaten Bangka Selatan untuk menghapus IUP yang bermasalah di Tanjung labu karena sudah menjadi permasalahan di masyarakat.

BACA JUGA :  Adet Ajak Generasi Muda Kipan Pangkalpinang Isi Kegiatan Positif

“Saya minta Bupati Bangka Selatan dapat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) di pulau pulau kecil seperti di Tanjung Labu itu harus dihapuskan,” pintanya.

Rina Tarol juga meminta kepada pihak aparat penegak hukum bertindak untuk menghentikan pertambangan yang ada karena banyak melanggar hukum dan aturan yang berlaku.

“Masa pulau kecil dan hutan lindung di Bangka Selatan bisa ditambang padahal izin belum dikeluarkan, tapi sudah berkerja hingga jadi pro kontra dimasyarakat,” jelasnya

Ia berharap ada penindakan hukum kepada pelaku tambang dikawasan terlarang jangan hanya masyarakat kecil yang ditangkap tapi pengusaha tambang bebas melakukan pertambangan walaupun izin belum keluar.

“Jika hal ini tidak ditanggapi kami dari komisi III DPRD Babel akan melaporkan permasalahan ini ke Polres,Polda, dan Kementerian untuk menyikapi pertambangan di Bangka Selatan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Tantang 6 Mahasiswa IAIN SAS Babel, Jika Berhasil, Erzaldi Akan Hadiahkan Laptop dan Imbalan

Sementara itu perwakilan dari PT. Timah Tbk Ahmad Syamhadi selaku GM PT. Timah ketika diminta klarifikasi enggan berkomentar tentang permasalahan pertambangan di Tanjung Labu Kabupaten Bangka Selatan. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.