10 Tahun Mengabdi, Perpisahan Lurah Pintu air Diwarnai Isak Tangis Warga

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Isak tangis pecah saat malam perpisahan Lurah kelurahan Pintu air Kecamatan Rangkui kota Pangkalpinang di malam perpisahan yang diselenggarakan oleh warga. Hairil Watoan sudah hampir 10 tahun mengabdi sebagai lurah di Kelurahan Pintu air.

Dalam sambutannya Hairil Watoan mengatakan selama menjadi Lurah dirinya selalu terbuka dengan masyarakat dan pegawai tidak ada yang disembunyikan.

“Selama menjadi Lurah semua anggaran dipegang oleh bendahara kelurahan, karena tidak ingin terjadi permasalahan dalam pengunaan dana pemerintah,” ungkap putra kelahiran pintu air itu, Selasa (28/1/2020) malam.

Tidak hanya itu saja selama menjabat sebagai Lurah Pintu air banyak perubahan yang terjadi dari awal ada dua kelurahan Pintu air bawah dan kelurahan Pintu air atas hingga disatukan menjadi kelurahan Pintu air.

BACA JUGA :  Hasanudin Harap Dengan Dicabutnya Izin PT Pulomas, Pendangkalan Muara Air Kantung Segera Teratasi

“Tahun 2020 ini banyak program yang akan dibangun seperti pos posyandu, taman PKK dan sarana olahraga yang akan menjadi tempat berkumpul masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pegawai kelurahan selama 10 tahun mengabdi sebagai lurah ada kesalahan baik sengaja mau tidak sengaja.

“Saya akan purna bakti per 1Februari 2020 nanti, saya mohon maaf jika ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja,” ucapnya

Dia juga mengatakan jika istrinya masih mau aktif sebagai pengurus PKK di kelurahan Pintu air dirinya akan siap mengantar untuk mengikuti kegiatan kegiatan rutin yang ada di kelurahan Pintu air.

“Kalau istri saya silahkan jika masih mau aktif di PKK, saya siap mengantarkannya,” pungkasnya. (Yuko)

BACA JUGA :  Disparbudkepora Babel Gelar pelatihan KIPAN, Suharto sebut Tingkat Penyalahgunaan Narkoba di Babel Peringkat 6 se Indonesia

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.