Molen Akan Merumahkan Puluhan Honorer di Pemkot Pangkalpinang

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Pemerintah kota Pangkalpinang akan merumahkan puluhan pegawai honorer di berapa instansi pemerintah kota Pangkalpinang.

Untuk saat ini ada dua dinas yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Sekretariat DPRD kota Pangkalpinang, yang honorernya telah dirumahkan. Mereka ini tidak ada kontribusi kepada kota Pangkalpinang, disamping itu juga ada yang terlibat dalam kegiatan negatif seperti mabuk mabukan, pemakai narkoba dan juga ada permasalahan yang bisa merugikan pemerintah kota Pangkalpinang.

Hal ini diungkapkan oleh Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) seusai memimpin apel pertama tahun 2020. Menurut Molen, pihaknya sengaja merumahkan honorer dikota Pangkalpinang yang dinilai kurang memiliki kontribusi positif bagi pemerintah kota Pangkalpinang.

BACA JUGA :  Pasca Pencabutan Izin PT Pulomas, Gubernur Gandeng Primkopal Atasi Pendangkalan Muara Air Kantung

“Bukan dipecat hanya dirumahkan dan akan kita data kembali per 1 januari 2020, jika tidak ada kontribusi positif, pemakai narkoba dan suka mabok mabokan maka akan kita pecat,” ucap Molen kepada awak media, Senin,(6/1)

Molen berharap kedepan jika mereka ingin berkerja kembali mereka harus membuat pernyataan bahwa akan melaksanakan tugas tugas mereka dengan baik dan tidak melakukan hal hal negatif ditempat mereka bertugas.

“Kita akan panggil kembali dan mendata mana yang layak untuk dipekerjakan sebagai honorer kota Pangkalpinang,” tegasnya.

Ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pegawai honorer mereka sengaja dirumahkan atas permintaan Walikota Pangkalpinang dan akan dipanggil kembali jika ingin benar benar berkerja untuk kemajuan kota Pangkalpinang.

BACA JUGA :  Hasanudin Harap Dengan Dicabutnya Izin PT Pulomas, Pendangkalan Muara Air Kantung Segera Teratasi

“Dari sekian OPD yang paling banyak dirumahkan itu BPBD dan Sekretariat DPRD kota Pangkalpinang, untuk jumlahnya banyak, ” pungkas Molen. (Yuko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.