Terkait Aktifitas TI Rajuk di Desa Riding Panjang, Polres Bangka Lakukan Penertiban

Lokal
Kabag ops Polres Bangka Kompol Faisal Fatsey. Foto: Ist

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat — Terkait aktifitas penambangan TI Rajuk di sungai Dusun Kelapa Hutan Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, pihak sat Polair Polres Bangka dan jajarannya telah melakukan tindakan persuasif.

Demikian disampaikan Kabag ops Polres Bangka Kompol Faisal Fatsey, SIK di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Bangka Akp Riki Dwi Putra, SIK Serta Kasat Polairud Akp Elpiandi, SH dalam konfrensi persnya di ruang media center Polres Bangka, Kamis (2/1/2020).

Menurut Faisal, kegiatan penertiban yang di lakukan sat Polairud dan Polsek Belinyu sekira pukul 11.00 wib dimana anggota sat Polairud dan Polsek belinyu dipimpin oleh Kasat Polairud Akp Elpiandi,SH bersama Kapolsek Belinyu AKP Surya Dharma Putra S.I.K menuju lokasi aktifitas TI Rajuk di sungai Dusun Kelapa Desa Riding Panjang Kec. Belinyu.

BACA JUGA :  Pertama Kalinya, Semua Pemerintah di Bangka Belitung Sukses Meraih Predikat WTP LKPD 2020

“Kegiatan penertiban tersebut berkaitan dengan adanya pemberitaan di berita http://mapikor-news.com/2019/12/29/merasa-kebal-hukum-penambangan-timah-ilegal-ti-rajuk-kelapa-hutan-desa-riding-panjang-masih-berlangsung/ yang beredar di media online terbitanbabel.com, *ujar Faisal.

Faisal mengatakan hasil kegiatan aktifitas penambangan TI Rajuk di Sungai Dusun Kelapa Hutan Desa Riding Panjang Kec. Belinyu sampai dengan saat ini NIHIL atau tidak di temukan aktifitas pertambangan TI illegal. Yang di temukan Ponton yang terparkir dan tidak beraktifitas atau beroperasi di sungai Dusun Kelapa Hutan.

“Di lapangan tidak di temukan pekerja yang melakukan aktifitas pertambangan illegal,” tandas Faisal. (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.