Kehadiran KIP di Sinar Jaya Jelutung Mendapat Dukungan Masyarakat Setempat

Lokal
Kaling Ake, Kasro bersama para pemuda dan masyarakat saat pendeklarasian Maklumat Tambang Rakyat Sinar Jaya - Jelutung, di Parit 40 Sinar.Jaya, Minggu (8/12)

Forumkeadilanbabel.com, Sinar Jaya – Kehadiran Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan pantai Ake atau Parit 40 Sinar Jaya-Jelutung menjadi solusi dari kemerosotan ekonomi masyarakat setempat.

Demikian disampaikan kepala lingkungan Ake, Kelurahan Sinar Jaya, Kasro di sela-sela pendeklarasian Maklumat Tambang Rakyat Sinar Jaya- Jelutung oleh masyarakat di 3 (tiga) lingkungan Keluarahan Sinar Jaya di Parit 40 Sinar Jaya, Minggu (8/12).

“Dengan adanya KIP ini tentunya sangat membantu masyarakat kami dari segi pekerjaan dan ekonomi. Tentunya kehadiran KIP di tempat kami dampak positifnya begitu banyak terhadap masyarakat kami. Sehingga kami pun tidak mau ketinggalan untuk bisa membangun daerah kami,” ungkap Kasro kepada sejumlah wartawan.

BACA JUGA :  Pasca Pencabutan Izin PT Pulomas, Gubernur Gandeng Primkopal Atasi Pendangkalan Muara Air Kantung

Terkait konflik yang akan muncul, Kasro menegaskan bahwa kehadiran KIP diwilayah perairan Sinar Jaya-Jelutung tentunya sudah mendapat surat perintah kerja (SPK) dari badan usaha milik Negara (BUMN) dalam hal ini PT. Timah artinya kegiatan KIP tersbut Legal.

“Kalau konflik, memang dimana-mana bila ada KIP tentu ada konflik. Tapi dengan kebersamaan ini, tentunya kita bisa bersam-sama mengatasi konflik itu. Maka semuanya kita rangkul demi terwujudnya kelancaran masuk KIP ke tempat kami. Terpenting juga, KIP itu tentunya sudah mendapat dukungan dari PT Timah artinya legal dan ini akan menambah pendapatan asli daerah (PAD),” terang Kasro

Dia juga menambahkan jika masuknya KIP ke wilayah Kelurahan Sinar Jaya- Jelutung itu bukan hanya dirinya yang memberikan dukungan tapi mayoritas masyarakat di tiga lingkungan di Kelurahan Sinar Jaya- Jelutung juga telah sepakat dan mendukungnya.

BACA JUGA :  Bekerja Terang-terangan, Laut Kelabat Bakit Terkepung TI Apung Ilegal, Oknum Aparat Hukum Diduga Ambil Keuntungan

“Silahkan lihat di belakang saya, dari tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda dan perwaklan para nelayan. Semuanya sudah sepakat dan mendukung masuknya KIP di tempat kami,” pungkasnya. (Rom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.