Didit Minta Eksportir Lada Urungkan “Niatnya tidak lagi Membeli Lada Milik Petani”

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Hasil rapat koordinasi mencari titik terang permasalahan anjeloknya harga lada Babel. Ketua DPRD Babel,Didit Srigusjaya meminta Eksportir mengurungkan niatnya untuk menghentikan pembelian lada milik petani, dan mendukung Badan pengelolaan,pengembangan dan pemasaran lada (BP3L) Babel yang resmi dibawah pimpinan Zainal yang dibentuk tahun 2010 bukan yang 2019 besutan Zaidan. Senin,(2/12)

“Saya minta Eksportir lada mengurungkan niatnya untuk tidak lagi membeli lada milik pertani,” Pinta Ketua DPRD Babel

Selanjutnya Didit menegaskan jika para eksportir tidak membeli lada milik petani terus siapa yang akan membeli, apakah pemerintah sanggup untuk membeli hasil lada petani.

“Dalam rapat kali ini sudah terungkap bahwa BP3L Babel yang resmi masih dijabat oleh Zainal dan yang besutan pak Zaidan itu tidak ada dasarnya karena hanya berdasarkan Peraturan Gubernur saja,” tegasnya

BACA JUGA :  Erzaldi Sebut Era Globalisasi Menjadi Tantangan Bagi Pesantren

Ia meminta kepada Pak Zaidan untuk menyelesaikan permasahalan ini agar tidak menjadi masalah dan dapat merugikan para petani lada di Babel.

“Yang kita pikirkan nasib rakyat dan petani lada, jangan sampai gara-gara hal ini bisa memberikan dampak buruk bagi petani lada Babel. Sudah hentikan jangan dilanjutkan lagi masalah BP3L ini,”sebutnya.

Hari ini semua sudah jelas seperti apa permasalahan yang terjadi, mari kita selesaikan secara baik dan tidak merugikan para petani lada di babel akibat ada dua matahari dalam BP3L tersebut.

“Jadi kami harapkan jangan sampai ada kepentingan lain dalam masalah lada ini, sehingga para petani lada yang menjadi korbannya,” Pungkasnya. (Yuko)

BACA JUGA :  Peringati Hari Mencuci Tangan Se-dunia, Boy Yandra : Terlebih di Tengah Pandemi Covid-19

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.