Ketua Pokdarwis PGK : Bangun Monumen Depati Amir dari dana Swadaya Masyarakat

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang — Dalam rangka menyambut hari Pahlawan Nasional tanggal 10 November 2019 nanti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) PGK Kota Pangkalpinang akan bangun monumen Pahlawan Nasional pertama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Depati Amir di Pusat kuliner, UMKM dan Taman bermain keluarga Kampoeng Rasau Taman Mandara kota Pangkalpinang.

Ketua Kelompok Sadar Wisata PGK Kota Pangkalpinang, Ahmad Wahyudi mengungkapkan pembangunan monumen Pahlawan Nasional Depati Amir di Kampoeng Rasau merupakan program kelompok sadar wisata PGK kota Pangkalpinang.

“Sejak tahun 2018, Pokdarwis sudah terlibat langsung proses pengajuan Depati Amir dan Hannjuddin sebagai pahlawan nasional tapi hanya satu yang disahkan oleh Presiden yaitu Depati Amir,”‘sebutnya.

Ia juga menjelaskan hingga saat ini Depati Amir belum tersosialisasikan kepada masyarakat luas karena masih ada masyarakat yang belum kenal dengan sosok sang patriot perekat keIndonesiaan dari Babel tersebut

BACA JUGA :  Tantang 6 Mahasiswa IAIN SAS Babel, Jika Berhasil, Erzaldi Akan Hadiahkan Laptop dan Imbalan

“Hingga saat ini masyarakat tahu Depati Amir itu Bandara, Stadion, Sekolah dan nama jalan, makanya kami berinisiatif membangun monumen Pahlawan Nasional Depati Amir agar sosok dan wajah Depati Amir bisa dikenal oleh masyarakat,” jelasnya.

Ahmad Wahyudi juga menyebutkan saat ini pembangunan monumen Pahlawan Nasional Depati Amir masih menggunakan dana swadaya masyarakat, belum ada peran pemerintah daerah untuk membangun monumen Pahlawan Nasional pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

“Kami membangun monumen Pahlawan Nasional Depati Amir di Kampoeng Rasau masih mengunakan dana kelompok sadar wisata PGK dan nantinya kami akan galang dana swadaya masyarakat melalui penjualan baju kaos dengan tema “Koin untuk sang Depati” dan melelang 5 (Iima) miniatur monumen Depati Amir kepada pemerintah daerah, BUMN dan masyarakat yang berminat,” tandasnya.

BACA JUGA :  Kasat Pol Air Babar Tegaskan TI Apung Jangan Coba-coba Masuk Perairan Desa Belo Laut dan Sekitarnya

Ia juga berharap kedepan sosialisasi pahlawan nasional Depati Amir benar benar dijalankan dan akan menjadi icon baru bagi masyarakat yang sudah lama merindukan sosok seorang pemimpin dan pejuang kemerdekaan indonesia, walaupun ia harus rela dibuang di Kupang Provinsi Nusa tenggara timur.

“Pembangunan monumen Pahlawan Nasional Depati Amir murni untuk mengenalkan kepada masyarakat luas bukan untuk macam macam atau di sembah. Jika ada permasalahan dengan pembangunan monumen Pahlawan Nasional di Kampoeng Rasau kami siap bertanggung jawab kerena ini murni untuk bersosialisasi kepada generasi penerus bangsa,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata PGK

Selanjutnya ia mengatakan pembangunan monumen Pahlawan Nasional Depati Amir ini menggandeng pelaku seni di Desa Pemali Kabupaten Bangka bang Ali Topan yang sudah hampir menyelesaikan pembangunan monumen tersebut dan akan segera dibawa ke Kampoeng Rasau.

BACA JUGA :  Lewat film BISIKAN JENAZAH, ARBI LEO Support Kebangkitan Perfilman INDONESIA

“Terimakasih Bang Ali Topan yang sudah mewujudkan mimpi masyarakat Babel untuk mengenal seperti Wajah dan rupa Pahlawan Nasional pertama babel tersebut dan gambar yang kami gunakan adalah lukisan orang belanda jadi ini lukisan sudah berumur hampir dua abad,” pungkasnya. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.