Gubernur Erzaldi Ajak Mahasiswa Terlibat Langsung dalam Pembangunan

Lokal
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah menemui para mahasiswa di halaman Kantor Gubernur pada Rabu (25/9/2019)

FORUMKEADILANBABEL.COM, PANGKALPINANG–Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah menemui para mahasiswa di halaman Kantor Gubernur pada Rabu (25/9/2019). Kedatangan mahasiswa ini guna menyuarakan aspirasinya kepada gubernur terhadap perbaikan nasib petani.

Di hadapan mahasiswa Erzaldi menjelaskan, Pemprov Babel sudah banyak berbuat dan tak tinggal diam menyikapi persoalan harga lada. Termasuk upaya meningkatkan produktivitas serta mengembalikan brand Muntok White Pepper sehingga bisa bersaing dengan lada negara lainnya. Juga berupaya melakukan ekspor atau pengiriman lada hanya melalui dua pintu pelabuhan saja, yakni pelabuhan di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Dikatakan Erzaldi, memang dalam hal produktivitas lada Babel kalah bersaing dibandingkan negara lainnnya termasuk Vietnam. “Produktivitas lada di negara Vietnam bisa mencapai 3 ton per satu hektar per tahun. Sehingga produktivitas ini perlu terus kita tingkatkan termasuk dengan pemberian bibit lada yang bagus,” ujar Erzaldi.

BACA JUGA :  Adet Ajak Generasi Muda Kipan Pangkalpinang Isi Kegiatan Positif

Soal hilirisasi produk lada dan program resi gudang menurut Erzaldi, hilirisasi sudah dilakukan melalui badan usaha milik daerah. “Untuk resi gudang memang ada sedikit kendala karena aturan Menperindag yang dititipkan itu minimal 200 kg sedangkan petani kita sedikit-sedikit tak mau sebanyak itu. Ke depan upaya itu akan kita ubah melalui jalur para pengepul,” papar Erzaldi.

Ke depan menurut Erzaldi pihaknya akan mengajak para mahasiswa terlibat langsung dalam tim pembangunan sebagai kontrol atas kebijakan dan program yang dilakukan. Baik melalui LPPM universitas maupun langsung melalui perwakilan mahasiswa.
Ditemui usai menerima mahasiswa Erzaldi mengatakan kritik dan saran mahasiswa menambah energi untuk bersama-sama membangun petani Indonesia khususnya petani lada.

BACA JUGA :  Puluhan Unit TI Rajuk Luluh Lantakkan Kawasan Industri Milik Pemkab Bangka

Bagaimana kita saat ini untuk menampakkan optimisme masyarakat guna mengembalikan kejayaan lada. Menurutnya ini sangat luar biasa dari semangat mahasiswa.
“Hari ini saya bergembira dan terharu karena inilah mahasiswa, mereka tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun dan yang disampaikan mereka berdasarkan hati nurani dan betul-betul memperjuangkan para petani,” pungkas Erzaldi.

(Irwanto/Lulus/Humas dan Protokol Babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.