Empat Sisi Oprit Jembatan Belo Laut Sudah Alami Keretakan

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Muntok – Miris melihat keempat sisi oprit jembatan Belo Laut Kecamatan Muntok Bangka Barat yang belum lama dibangun kondisinya sudah pada retak dan terbelah.

Kondisi ini pun sontak menuai keluhan warga setempat. Erwin warga Belo Laut ini mengaku miris melihat kondisi jembatan Belo Laut seperti dinding opritnya yang belum lama selesai di bangun namun kondisinya sudah pada retak bahkan sudah mulai terbelah.

“Keempat sisi dinding oprit jembatan tersebut sudah pada retak, keretakan itu tidak hanya dinding saja akan tetapi merambah pada bagian kaki oprit dan juga sudah mengalami penurunan pada badan jalan,” ungkap Erwin saat di temui di lokasi, Rabu (18/9) kemarin.

BACA JUGA :  Tantang 6 Mahasiswa IAIN SAS Babel, Jika Berhasil, Erzaldi Akan Hadiahkan Laptop dan Imbalan

Lebih jauh dikatakan Erwin, bila kondisi oprit jembatan seperti ini dibiarkan maka dikuatirkan ketika musim hujan nanti tidak menutup kemungkinan akan mendatangkan kerusakan yang lebih parah.

“Kalau musim kemarau seperti saat ini kemungkinan belum berbahaya, akan tetapi kita khawatirkan bila tiba musim hujan seperti tahun-tahun yang lalu tidak menutup kemungkinan kondisi tanah pada dinding oprit tersebut akan semangkin parah lantaran banyaknya resapan air yang masuk,dan dinding oprit pun akan rubuh,” cemas Erwin.

Oprit Jembatan Belo Laut

 

Oleh karenanya, Erwin meminta pihak pihak terkait untuk turun dan melihat kondisi jembatan Belo Laut dan dapat segera memperbaiki kerusakan-kerusakan pada opritnya.
“Kita minta pihak kontraktor lah untuk segera memperbaiki kerusakan pada oprit jembatan tersebut sebelum musim penghujan tiba,” harapnya.

BACA JUGA :  Ikuti Gerbang Surga, Molen: Membangun Masjid Itu Perlu Pengorbanan dan Ketetapan Hati

Sementara Novianto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan tersebut ketika di tanya melalui pesan WA tidak banyak berkomentar.
“Kegiatan tersebut tahun 2018, siapa pelaksananya dan berapa nilainya, nanti bang, saya lg DL…,Kl masa pemeliharaan.. bulan Juni,” tulis Novianto dalam pesan WA nya, Rabu (18/9).

Hingga berita ini di turunkan belum ada lagi keterangan lebih lanjut yang di sampaikan.

Dari penelusuran melalui LPSE Bangka Barat diketahui nama kegiatan tersebut adalah pembangunan jembatan Belo Laut yang di kerjakan oleh CV Multi Sarana Jln S Parman nomor 74 Sungailiat Bangka dengan pagu dana Rp1.907.730.000 dengan penanda tanganan kontrak tanggal 08 Juni 2018. (bustami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.