M.Sopian: Hari ini Kita Merayakan Eksistensi dari Keberadaan Kota Pangkalpinang dalam Usianya yang Cukup Tua Yakni 262 Tahun

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Secara resmi kegiatan Hari ulang Tahun Kota Pangkalpinang ke 262 Tahun dengan Tagline Kota Beribu Senyuman dibuka Minggu,(15/9). Dihari jadi Kota Pangkalpinang ke 262 Tahun kita berkumpul bersama, dan ini merupakan simbol kebersamaan antara pemerintah, toko masyarakat maupun pengusaha untuk bersatu padu membangun Kota Pangkalpinang

Dalam sambutan M. Sopian mengatakan, hari ini seluruh masyarakat merayakan hari jadi Kota Pangkalpinang ke 262 Tahun yang dipusatkan di Alun Alun Taman Merdeka.

“Alun Alun Taman Merdeka merupakan salah satu kawasan pusaka bersejarah di Kota Pangkalpinang dan menjadi penanda perkembangan Pangkalpinang pada masa kolonial hindia belanda,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan HUT Kota Pangkalpinang di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Minggu (15/9)

 

Selanjutnya, ia menjelaskan berdasarkan sejarah sejak Pangkalpinang didirikan tanggal 17 September 1757 Pangkalpinang telah melewatkan beberapa episode sejarah.

BACA JUGA :  Dua Anggota Marinir Ini Siap Bantu 10 Ton Solar dalam Upaya Pendalaman Alur Muara Air Kantung

“Mulai dari masa kesultanan, masa VOC maupun masa kedatangan orang orang cina dan melayu serta bangsa Inggris dan Belanda maupun masa penjajahan, kemerdekaan dan pasca kemerdekaan,”ungkapnya

Lebih lanjut dikatakannya, berbagai ujian sejarah telah dilalui kota Pangkalpinang sehingga terus berkembang dari Pangkal menjadi kampung kemudian kampung menjadi besar dan menjadi ibukota distrik dan hingga kini menjadi kota dan sekarang menuju kota metropolis.

“Hari ini kita menyaksikan dan merayakan eksistensi dari keberadaan kota Pangkalpinang dalam usianya yang cukup tua yakni 262 Tahun,” jelas Wakil Walikota Pangkalpinang

Ia juga menjelaskan secara filosofis Kota Pangkalpinang masi dalam upaya untuk mewujudkan cita cita dan isi sejarah sesuai dengan namanya yaitu Pangkal.

BACA JUGA :  Rudianto Tjen Sebut Destar Depati Amir Layak Dipromosikan sebagai Oleh-oleh Khas Bangka

“Dalam bahasa melayu Bangka, kata generik Pangkal bermakna suatu wilayah grafis yang lengkap dari segala aktivitas dimulai dari sebuah kota pelabuhan dan pusat pasar maupun pusat pemerintahan,” sebutnya

Selain itu, menurut Sopian berdasarkan sejarah, masyarakat Pangkalpinang memiliki kemauan yang kuat untuk memajukan Kota Pangkalpinang seperti kokoh dan kuatnya pohon pinang ketika diterpa badai.

“Pohon pinang yang tumbuh lurus tegak menjulang dengan multi fungsih dan banyak manfaat dan serta kegunaannya yang bermakna bahwa masyarakat Pangkalpinang adalah masyarakat yang memiliki cita cita tinggi dan mulya untuk memajukan pangkalpinang,” ujarnya kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut

Pada kesempatan ini dihari jadi HUT Kota Pangkalpinang kita mengingat suatu peristiwa sejarah yang diaggap penting sebagai tonggak atau momentum keberadaan sebuah kota.

BACA JUGA :  Harumkan Nama Babel Di STQH Tingkat Nasional, Gubernur Erzaldi Umrahkan Farel Firansyah

“Peristiwa sejarah tersebut diharapkan dapat menimbulkan sebuah inspirasi, impropeksi maupun edukasi untuk memajukan semangat mentalitas dan moralitas untuk membangun kota Pangkalpinang,” tambahnya

Dengan diperingati hari jadi Kota Pangkalpinang diharapkan tumbuh pemahaman terhadap perkembangan kota Pangkalpinang dari satu tahap ke tahap berikutnya.

“Kita harapkan akan tumbuh kesederhanaan di setiap lini serta masyarakatnya memiliki kepedulian secara bersama,cepat tanggap terhadap persoalan persoalan dalam pembangunan diwilayah Kota Pangkalpinang Kota Beribu Senyuman,”pungkasnya. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.