Wow, Lebih dari Satu ASN Bangka Bakal Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BUD

Hukum

 

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Perkara kasus dugaan korupsi Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dikabarkan sebentar lagi akan ada penetapan tersangka.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Jeffri Huway saat dibincangi Forumkeadilanbabel.com di ruang kerjanya, Selasa (3/9).

“Sebentar lagi penetapan tersangka kasus dugaan tipikor Beasiswa Utusan Daerah akan diespos. Minggu-minggu ini,” ungkap Jeffri.

Apakah tersangkanya lebih dari satu orang? Dikatakannya jika tersangkanya lebih dari satu orang.

“Jelas, berdasarkan hasil pendalaman penyidikan, tersangkanya lebih dari satu orang,” tandasnya.

Saat dimintai bocoran soal siapa saja yang nantinya ditetapkan tersangka? Orang nomor satu di Kejari Bangka ini justru meminta media ini bersabar menunggu espos penetapan tersangka yang tak lama lagi akan dilaksanakan.
“Tunggu saja tanggal mainnya. Sebentar lagi juga akan diespos. Saya sudah perintahkan kepada kasi pidsus agar minggu- minggu ini segera diespos penetapan tersangkanya ,” ujarnya.

Menurut mantan Kajari Papua ini, penanganan perkara kasus tipikor program beasiswa untuk daerah menjadi prioritas baginya lantaran adanya akses masyarakat di situ.

“Ini bukan soal besar kecilnya nilai uang yang dikorupsi tapi soal akses ke masyarakat. Saya akan lebih mendahulukan penanganan perkara kasus ini lantaran di situ ada akses ke masyarakat dibandingkan dengan misalnya uang milik pengusaha berjumlah milyaran yang dicuri,” beber Kajari Bangka.

Terpisah, kasi Pidsus Kejari Bangka, Aditya Sulaiman mengakui jika perkara kasus dugaan korupsi dana Beasiswa Utusan Daerah (BUD) saat lagi dalam proses pemberkasan dan minggu-minggu ini pihaknya sudah siap espos.

“Ya kita sekarang dalam proses pemberkasan kemungkinan pertengahan bulan kita akan ekpose penetapan tsk. Doakan semoga lancar dan tidak ada kendala,” ungkapnya via WA, Rabu (4/9).

Diketahui sebelumnya, kasus ini mulai mencuat kepermukaan lantaran ada 11 mahasiswa yang mendapatkan program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) pada tahun 2016, yang khusus sekolah di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan menyelesaikan belajarnya selama 1 tahun. Jadi selama 1 tahun mereka mendapatkan beasiswa sebesar Rp 42 juta per mahasiswa, tetapi pencairan dananya tidak sesuai dengan apa yang mereka tanda tangani.

Pencairan dana yang dilakukan secara bertahap oleh para mahasiswa tersebut, ternyata masih ada tertangguh sekitar 50 persen dari setiap mahasiswa hingga saat ini.

Akhirnya kasus ini pun ditangani Kejaksaan Negeri Bangka, dan dari hasil pendalaman penyelidikan pihak kejari Bangka, perkara kasus dugaan korupsi ini sebentar lagi akan ditetapkan tersangkanya. Siapa kah mereka? Fl selaku PA, atau kah Im selaku PPK, apakah Rk selaku PPTK atau Y selaku bendahara ataukah staf lainnya? Mari kita tunggu? (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.